Translate

Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2016

CINTA oh CINTA


Bingung mau kasih judul apa soal pembahasan ini hehe, break nulis novel "OH ... No!" dan "Love or Lust" yang masih 20 halaman dengan target masing-masing 200 halaman, tiba-tiba kepikiran soal pembahasan cinta setelah ada teman yang BBM dan minta didukung doa soal jodoh. Jadilah teringat untuk sharingkan hal ini. Biasanya kalau tidak sempat buka blog, saya post sharing di caption instagram, sayangnya untuk pembahasan cinta-cintaan yang panjang ini, lebih afdol kalau nulisnya di blog hehe.

Kurang lebih 1 bulan ini, saya bertemu  banyak orang dengan karakter dan profesi yang berbeda dengan usia random, tapi masih sepantaran, dan saat kami mulai  mengobrol pembahasannya nggak jauh-jauh dari kata "cinta" dan serpihannya hehe, tergelitik untuk menulis topik ini kembali karena munculnya beberapa pertanyaan dari teman-teman yang masih digalaukan oleh cinta hehe.

Cinta memang nggak ada matinya untuk dibahas, selalu ada topik yang awalnya hanya sebuah pertanyaan, akhirnya berujung pada pembahasan yang panjang lebar tak berujung kalau nggak distop sendiri

Saya akhirnya menyimpulkan satu hal bahwa, kesalahan banyak orang saat jatuh cinta adalah "bersikap kekanak-kanakan" mungkin saya juga salah satu pelaku yang pernah terjebak dalam sikap kesrimpet ini dan menyadarinya baru belakangan hehe ...😅 Maklum manusia kan begitu, menyesalnya di akhir kalau sudah tersandung dan baru sadar  lalu berkata, "oh iya ya." hehe.

Kekanak-kanakan disini bukan hanya soal penyakit cinta seperti: bingung sendiri, cemburu nggak jelas, atau pas jatuh cinta jadi senyum-senyum sendiri mirip orang gila hehe, lalu mendadak suka dandan (untuk cewek) dan mendadak wangi, bersih, rapih (untuk cowok) hehe, tidak jarang yang jadi labil nggak jelas, perubahan mood yang grafiknya nggak stabil, sedih dan senang bergantian nggak konstan, dan masih banyak lagi serangan cinta yang lain.

Bukan itu yang saya mau bahas, bagi saya itu hanya bagian kecil saja dari kesalahan yang sebenarnya. Kekanak-kanakan yang saya maksud disini adalah kekanak-kanakan yang justru tidak sadar dilakukan oleh banyak orang  yang terserang penyakit cinta. Apa itu? jawabannya adalah "lupa diri"

Ada banyak orang yang kalau sudah jatuh cinta bahkan sampai akhirnya "jadian" dengan orang yang dicintai, berujung pada lupa diri seperti anak kecil yang  mendapatkan mainan baru. Pokoknya dunianya berubah deh, jadi sibuk sendiri dengan mainannya yang dibungkus dengan "cinta", sampai-sampai sekitarnya dianggap figuran. Lupa manusia lain dan terlebih lupa Tuhan.

Contoh kecilnya nih, dari yang rajin ke gereja jadi sering bolong karena milih nongkrong dengan pacar hehe, dari yang rajin doa, jadi sedikit kompromi karena keasikan chat atau teleponan, bahkan ada juga kan contoh kalau diminta bantuan orang tua ogah-ogahan, tapi kalau pacar minta ditemenin langsung dah semangat 45, itu sudah salah loh, tapi nggak sadar kan? Masih banyak banget contoh lainnya, ingat-ingat sendiri saja  deh, kesalahan-kesahan semacam itu hehe.

Sikap demikian mirip banget dengan anak kecil yang pas dikasih mainan baru, saking  excitednya bin senangnya mendapat sesuatu yang baru, akhirnya nggak peduli sama yang memberi mainan tersebut. Kadang dipanggil-panggil semacam nggak denger dunianya sudah terserap habis di mainannya. Kalau anak kecil si lucu ya, wajar, lah kalau hal demikian terjadi pada orang yang sudah dianggap dewasa, tentunya nggak lucu dong!

Coba bayangkan, misal kita dikasih orangtua kita ponsel baru, saking senengnya, sikap kita jadi lupa diri, kita jadi nyebelin banget, boro-boro ngucapin makasih, yang ada justru cuekin orangtua kita yang udah kasih. Kita langsung sibuk dengan ponsel baru itu, lupa segala hal, lupa tanggung jawab, bayangin perasaan orangtua yang udah kasih ponsel itu,  kemungkinan besar adalah pengen ambil lagi ponsel tersebut, karena kita dianggap belum mampu bertanggung jawab dengan apa yang di punya. Nah mungkin seperti itu juga perasaan Tuhan saat kita lupa diri karena cinta.

Seseorang yang lupa diri, logikanya sudah dilemahkan oleh perasaan, cinta sudah menjadi semacam dewa tak berwujud yang sanggup menghipnotis pelakunya tanpa ampun. Bahkan bisa membuat orang lupa akan visi dan misinya bersama Tuhan. Yang seperti ini bahaya loh, karena secara tidak langsung bisa berujung pada mendewakan sesuatu yang dianggap lebih penting dari apapun. Posisi nomor satu  yang hanya untuk Tuhan tergeser secara tidak langsung oleh manusia yang kita cintai.

Padahal perasaan cinta dan mendapatkan pasangan adalah pemberian dari Tuhan ya kan? bahkan bukan hanya sebuah pemberian tapi bisa dikategorikan anugerah.

Saya jadi berpikir, ada kemungkinan penyebab seseorang sering putus cinta, gagal, jadi nggak cocok, dan belum menemukan pasangan yang benar-benar pas dari Tuhan, disamping karena faktor belum utuh di dalam diri sendiri (nanti saya bahas di  lain kesempatan soal utuh ini) juga bisa jadi karena Tuhan masih menganggap orang tersebut kekanak-kanakan dan belum layak menerima pemberianNya itu.

Kita harus ingat satu hal bahwa pasangan itu salah satu anugerah terindah dari Tuhan, yang didalamnya terdapat tanggung jawab yang nggak kecil, itulah kenapa nggak mungkin Tuhan asal-asalan kasih. Masuk akal kan?

Lalu gimana supaya tidak salah lagi kedepannya, yang pertama sih perbaiki diri itu sudah pasti, jangan bingung pacaran  dulu karena merasa kesepian, jangan ingin pacaran supaya dicintai diperhatikan, dibelikan ini itu, jangan pacaran kalau alasan kita pacaran masih seputar hal-hal yang bersifat egois dan tidak jauh dari sebuah transaksi. Pacaran itu bukan soal take and give, tapi soal give and give, yang akhirnya bisa menjadi give and get. secara alami.

Saya ada contoh teman yang paling tidak bisa tidak punya pacar, karena dia butuh disayang dan diperhatikan, kisah cintanya sering gagal, masalahnya sepeleh karena pacarnya sudah tidak perhatian lagi, sampai akhirnya dia menyadari kalau perjalanan cinta yang seperti ini capek sendiri, gimana tidak? Hubungan seperti itu ujungnya akan muter-muter seperti bianglala karena yang salah bukan dipasangannya tapi pribadi pelakunya. Kalau kalian ingin mengkoleksi mantan sih, monggo ya hehe. Kalau saya pribadi tidak akan pakai jalur itu hehe,  harapannya itu pacaran sekali langsung nikah hehe, putus cinta itu saya ibaratkan sebagai sebuah kegagalan bukan prestasi. Jadi saya tidak bangga soal itu, karena hubungan itu soal hati bukan area playground yang bisa dimainkan sesuka hati.

Meskipun dalam perjalanannya, cinta tidak selalu mulus, ada banyak hal yang seringkali berjalan tidak sesuai harapan, dan setiap orang pasti punya lika-likunya sendiri, untuk menemukan orang yang memang tepat dari Tuhan. Yang pacaran lama saja bisa tiba-tiba putus tanpa sebab, ini beneran loh, ada beberapa contoh  yang terjadi di sekitar saya, orang pacaran 7-10 tahun ujungnya nikah dengan orang yang berbeda. Jadi segala kemungkinan bisa terjadi, dan untuk hal yang tidak pasti ini lebih baik jangan galau sendiri, rugi!

Saran saya  jangan pacaran dulu,  kalau belum siap, sebelum kamu benar-benar merasa UTUH. Utuh disini diibaratkan gelas yang berisi air yang penuh. Saran saya, jangan pacaran dulu jika airnya masih terisi setengah, itu berarti belum benar-benar bahagia sepenuhnya saat sendiri.
Sangat tidak disarankan untuk mengisinya dari orang lain, seperti mencari kebahagiaan lain melalui pasangan, duh resiko besar, percaya deh!
Kalau menemukan pasangan yang utuh sih masih bagus ya, tapi juga kasihan, karena pasangan yang utuh tersebut jadi korban yang terus memberi, nah kalau menemukan pasangan yang sama setengahnya, ujungnya jadi saling menuntut, ini makin lama akan capek sendiri. Jadi akan lebih baik kalau kita ingin atau berencana menjalin hubungan dengan orang lain, lebih baik  menjadi pribadi seperti gelas yang berisi air utuh dulu, dengan cara cari Tuhan dulu, perbaiki diri dulu, cintai diri sendiri dulu dengan benar, baru  meminta Tuhan  mempertemukan orang yang juga utuh, jadinya seimbang. Sesuai dengan perintah Tuhan (2 Korintus 6:14). Paham kan?

Coba terapkan trik ini.

1. Berdoa

Permohonan dilakukan bukan disaat kita sedang jatuh cinta, tapi justru disaat kita sudah siap jatuh cinta, tapi belum jatuh cinta kepada siapapun, dan kita baru meminta kepada Tuhan seorang pasangan.
Dalam tahap ini, kita harus dalam keadaan hubungan yang sehat dengan Tuhan, intinya mempunyai hubungan pribadi yang intim dengan Tuhan, tidak ada persoalan hati dengan sesama, simpelnya sudah pengakuan dosa ke Tuhan, dan sudah pemulihan secara pribadi dulu, jadi tidak ada penghalang untuk memohon. Baru setelah itu meminta apa yang kita mau, jangan malu-malu, ibaratkan kita seorang anak yang sedang meminta kepada Bapanya, silahkan mintanya secara detail ya, dan tidak dilarang kok sama Tuhan hehe, mumpung dikasih kesempatan Tuhan meminta loh, maksimalkan.😆
Beberapa contoh teman yang saya dukung dalam doa dan mereka perlihatkan listnya kepada saya dan kita doakan bareng-bareng, 90% bertemu dengan pasangan yang sesuai dengan yang didoakan dan berujung pada pemberkatan nikah loh. Ini bukti betapa Tuhan kita itu awesome, super dasyat.

2. Mengucap syukur

Saat cinta itu tiba-tiba datang menghampiri kita, jangan buru-buru ambil kesimpulan, wah ini dari Tuhan nih, jangan dulu, jangan GR dulu ya hehe. Alangkah lebih bijaknya kalau balik ke Tuhan dulu, yang pertama kali harus kita lakukan adalah berterima kasih aka mengucap syukur atas perasaan yang sudah Tuhan beri. Puji Tuhan dong dikasih kesempatan mengasihi orang lain, kita bisa mendoakan, itu anugerah loh, jangan salah hehe.

Wajib hukumnya berterima kasih kepada  si pemberi  cinta yaitu Tuhan. Jadi jangan sibuk sendiri dengan pemberiannya ya. No baper, No ngarep, No sikap-sikap geje nggak mutu (untuk cewek khususnya ya hehe) Balik aja ke Tuhan deh ya! Dan tetap bersikap dewasa, jangan menyunat waktu kita yang sudah terjadwal untuk Tuhan demi pasangan atau orang yang kita cintai, stay cool aja lah, karena bisa jadi kita harus melewati beberapa orang dulu, untuk bertemu dengan sosok yang sebenarnya dari Tuhan.

Ada kasus teman saya seperti itu, dia harus melewati dua lelaki dulu, sampai akhirnya dia bertemu dengan The Right One yang sesungguhnya, jadi penting untuk tetap menjalin hubungan dengan Tuhan, Tuhan kan harus lihat dulu nih ketulusan kita sejauh mana.

3. Tunggu dan jangan tergesa-gesa

Kesalahan banyak orang saat tersengat penyakit jatuh cinta adalah ingin segera bersama,  dan tergesa-gesa mewujudkannya tanpa melibatkan Tuhan, padahal bisa jadi cinta itu datang hanya untuk menguji kita loh, misal nih kita dikasih perasaan cinta, bisa jadi Tuhan ingin kita tahu, apakah kita tetap mengandalkan Tuhan atau resah sendiri, dan sikap kita tersebut yang menentukan keputusan Tuhan. Jadi, jangan sampai Tuhan berubah pikiran dan semuanya diambil lalu di keep dulu untuk waktu yang lebih lama hanya karena sikap kita yang tergesa-gesa dan merusak jalan cerita ya. Kuncinya satu,  stay calm, jangan tergesa-gesa. Saran saya sih sublimasikan perasaan ke dalam hal lain, entah itu pekerjaan atau pelayanan.

Ingat kisah kakung adam nggak? Dia nggak pernah ribetin  soal uti hawa kan? dia fokus aja kerja kasih nama tumbuhan dan binatang, sampai akhirnya Tuhan sendiri yang tergerak dan dibuat tidur, lalu dibentuklah hawa. Akan lebih indah kalau membiarkan Tuhan tergerak hatinya, daripada kita memangkas jalan cerita yang sesungguhnya. 

Jangan bingung, jangan galau. Akan ada saatnya kok kalau sikap kita dirasa Tuhan sudah dewasa, dan pantas mendapatkan pasangan dari Tuhan,  Tuhan pasti akan mempertimbangkan dan kasih pasangan terbaik itu, tenang bagi Tuhan, its so easy, karena kita sudah dianggap sanggup untuk menjalani jalan cerita cinta  yang sudah dirancangNya.


Ingat! banyak orang yang merasa sudah menemukan pasangan hidupnya, tapi tidak banyak orang yang benar-benar mendapatkan pasangan yang memang dari Tuhan, dimana saat mereka dipertemukan, mereka memegang visi dan misi dari Tuhan, dan menjadikan pasangan tersebut untuk maksud dan tujuan Tuhan yang mulia, jadi hidupnya pasti lebih bermakna dan WOW, bisa jadi contoh, menginspirasi banyak orang. Saya membayangkannya pasti lebih seru. Nggak harus jadi pendeta, dan sok rohani loh ya. Jadi saksi itu jangkauannya luas  hehe.

Kalau tujuan kalian menjalani hubungan adalah pernikahan, terapkan hal ini, karena bicara soal pernikahan itu ibarat naik roller coaster, mau kita teriak teriak, sampai mual, pusing, bahkan hampir pingsan, kita nggak bisa minta turun di tengah jalan kalau belum saatnya berhenti. Sama juga seperti naik pesawat, biarpun kita takut setengah mati, keringetan panas, dingin, nggak bisa minta turun kalau belum sampai tujuan.

Jadi jangan galau lagi soal cinta dan pasangan ya,  semua pasti ada waktunya kok. Lebih baik itu galau soal tugas dan tanggung jawab kita selama hidup. Apa yang sudah kita beri untuk orang lain, karena kita pasti bakal malu kalau pas sudah menghadap Tuhan, kita nggak ngelakuin apa-apa untuk kemuliaan namaNya.

Kunci hidup kita sebagai anak-anak Tuhan itu cuma ini.

Matius 6:33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Tanamkan dalam hati, kalau yang kekal saja sudah dikasih cuma-cuma apalagi soal yang sementara di dunia sih?!Ya nggak?!

God Bless 😊

Selasa, 24 Mei 2016

Sisi Inspiratif Novel Cinta Tak Beradat























"Cinta Tak Beradat" mungkin dibaca dari judulnya terdengar ambigu. Maksud saya memberi judul ini adalah ingin menyampaikan tentang sebuah cinta yang tidak mengenal adat. Cinta itu sebuah perasaan yang bisa timbul kapan saja, dimana saja, dan tentu dengan siapa saja.

Awal kisah ini akan menceritakan tentang kehidupan seorang gadis keturunan Jawa yang dibesarkan di keluarga dengan adat Jawa kental khususnya dari Mbah Utinya, ada beberapa hal yang membuat ratna dan Mbah Utinya berbeda pendapat. Khusunya soal peran wanita yang harusnya hanya 3 M (Macak, Manak, Masak) hal itulah yang membuat Ratna susah mendapat ijin untuk bekerja ke Jakarta, kerja pulang malampun saja dimarahin.

Tidak hanya itu, terlebih soal jodoh Mbah Uti ratna sudah mewanti-wanti untuk mencari jodoh yang "sepadan" menurut versi Mbah tinya yaitu jodoh yang sesuai dengan bibit,bobot, dan bebet, yang terpenting harus sama dari Jawanya juga, tidak boleh dilanggar.

Tapi sayangnya hati Ratna justru berpaut kepada orang yang sama sekali tidak sesuai dengan kemauannya Mbah Utinya. Bagaimana Ratna memperjuangkan cintanya yang sudah melanggar adat tapi tetap beradab dan tidak dengan cara biadab?

Kisah dalam novel ini mengandung pesan inspiratif tentang keberagaman Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku dan budaya, maupun agama. Sebagai kampanye anti rasis terhadap kaum sendiri, karena Tuhan menciptakan perbedaan itu untuk maksud dan tujuan terbaik. Meskipun di cerita ini tidak mengulik tentang banyak budaya, dan lebih mengerucut hanya 2 budaya, antara Jawa dan Tionghoa, tapi semoga pesan inspiratifnya tersampaikan, dan bisa menjadi motivasi buat para pejuang cinta yang sedang memperjuangkan cintanya, untuk tetap memakai jalur yang benar dalam menyatukan cintanya.

Oke jika penasaran dan ingin membaca, baca Novel gratisnya di Novel Nusantara sebuah situs/web baru tempat berbagai macam cerita novel karya anak muda Indonesia dengan berbagai genre tinggal klik Cinta Tak Beradat bisa baca dulu uraian singkatnya di Sinopsis atau bisa langsung cek Daftar Isi

saya akan sangat senang sekali jika ada kritik, saran, atau pesan dari para pembaca untuk itu, supaya bisa memberi love, komentar, dan saran makan harus daftar/login dulu. Caranya sangat gampang
Buka Novel Nusantara klik daftar, dan isi datanya dengan benar, seperti gambar dibawah ini




Setelah semua data diisi dengan benar, klik bagian biru membuat akun baru, nanti akan ada konfirmasi dari pihak novel.id, bisa juga daftar dengan akun fb, itu lebih cepat. Setelah punya akun tinggal login dengan nama pengguna dan password yang sudah dibuat pilih di bagian young adult
seperti gambar dibawah ini:



Selanjutnya akan muncul seperti ini


Klik Bab 1, bisa didaftar isi atau scrool di bawahnya, baca dan jangan lupa memberi tanda love yang letaknya dikanan bawah sendiri, seperti ini,kalau ingin komentar tinggal klik balas yang ada tanda panah melengkung ke kiri, gampang kan?? 1 viewers, 1 komentar,1 love sangat berarti bagi penulis


Berhubung Novel Cinta Tak beradat tidak hanya bisa dinikmati di web tapi juga aplikasi untuk itu cari di play store, google play/app store dengan mengetik di pencarian novel nusantara, download, login, dengan syarat harus punya aplikasi fb, setelah itu masuk ke area diskusi cari bagian young adult novel dengan judul Cinta Tak Beradat, klik fans di bagian kanan atas dan silahkan download untuk membaca gampang kan? snagat ditunggu partsisipasinya, agar semakin banyak yang lagi mendapatkan pesan inspiratifnya, makasih






Okeee ditunggu yaaa....salam inspiratif,






Senin, 02 Januari 2012

Bila rasaku ini rasamu

"Masih saja kamu mengharapkan dia? cowok gag jelas itu?" Rena membolak balikkan badannya dengan penuh emosi berbicara dengan nada yang sedikit emosi. "aku sangat mencintainya" jawabku lirih pasrah. "Cinta? makan tuh cinta, cinta itu harusnya gag sakit, cinta itu harusnya bahagia, tidak seperti ini," "lihat tubuh kamu lihat?.." dia memaksaku membalikkan badan menghadap cermin. "lihat..ini cinta?.." Rena terdiam sejenak aku hanya tertunduk lesu, iaa aku makin kurus karena sakit sakitan, jarang makan, sering pingsan, entah apalagi..aku tidak pernah mengalaminya sebelumnya, tapi, ini benar benar terjadi, aku sering dangis2 sendiri, tapi aku masih terus saja bertahan." "kemana dia waktu kamu dirumah sakit?, waktu kamu tergeletak lemah, kemana dia, lihat, bekas infus ditanganmu masih bengkak, sadar freya sadar..". Aku hanya menangis tersedu-sedu, rena benar, hanya karena mencintai seseorang aku secara tidak langsung menyiksa diriku sendiri, "kami semua sayang sama kamu freya, sayang..aku tidak ingin teman aku yang cantik, yang ceria, berubah jadi murung dan gag punya semangat buat hidup."

"lihat orang orang yang sayang kamu, lihat?, Mereka tidak ingin menyiksa diri seperti ini freya, gag ingin". "iya aku tahu Ren, tapi aku tidak bisa lepas dari bayang bayang dira, aku yakin, pasti ada alasan kenapa dia meninggalkan aku, kenapa dia gag kasih kabar, kenapa dia..." aku menangis. Rena memeluk tubuhku dengan erat. "Iyaa freya,stop jangan nangis lagi, kami tahu kamu sangat mencintainya, dira aja yang bodoh dia tidak pernah tersentuh, dia tidak p[ernah mengerti seberapa dalam cintamu buatnya." "kamu istirahat yaa, kami semua tidak ingin kamu sakit2tan lagi, kami merindukan freya yang ceria freya yang selalu tertawa."

Rena menyuruhku berbaring di kamarku, bekas infus beberapa hari yang lalu rasanya masih ngilu, dokter menyuruhku untuk tidak terlalu banyak menangis, karena pembuluh darah dihidungku sangat sensitif, jika aku kebanyakan nangis, sudah dipastikan pagi harinya aku pasti mimisan, atau keluar darah bersama dahak.
"Aku pulang dulu yaa frey, cepat sembuh ingat, kamu gag sendiri, kamu punya teman teman yang sayang sama kamu, aku pengen banget ketemu dira dan tonjok mukanya, trus bawa dia kesini, biar dia bisa melihat, seperti apakeadaan teman aku." "Ren..jangan, aku mohon jangan yaa..aku memang yang mencintai dia, aku memang yang sayang sama dia, bukan salah dia. " "kenapa sih kamu begitu bodoh frey.." "iyaa aku memang bodoh ren, tapi suatu saat nanti dira pasti sadar, dira pasti bisa merasakan siapa yang benar benar tulus mencintainya, pasti ren" "yaa semoga..".rena mengangguk nganguk.

"yaa udah aku pulang dulu ya, hari ini aku kerja shift sore, kamu banyak istirahat, jangan kebanyakan mikir, pikirin orang tua kamu, mereka pasti sedih kalau liat kamu seperti ini. " "iyaa ren, makasih yaa". rena memelukku dalam temp[at tidur dan melambaikan tangan, plus menutup pintu kamarku.

Aku melihat ke arah hpku, dan melihat layarnya, kosong. Dira benar benar tidak menghubungi aku, dia benar benar tidak mengkuatirkan aku, Tuhan diamanapun dia berada jaga dia, aku mohon jaga dia.
Sebuah lagu milik Sammy yang masih bergabung di Krispatih.

Aku Memang Terlanjur Mencintaimu
Dan Tak Pernah Ku Sesali Itu
Seluruh Jiwa Telah Ku Serahkan
Menggenggam Janji Setiaku

Kumohon Jangan Jadikan Semua Ini
Alasan Kau Menyakitiku
Meskipun Cintamu Tak Hanya Untukku
Tapi Cobalah Sejenak Mengerti

Reff:
Bila Rasaku Ini Rasamu
Sanggupkah Engkau Menahan Sakitnya
Terkhianati Cinta Yang Kau Jaga

Coba Bayangkan Kembali
Betapa Hancurnya Hati Ini Kasih
Semua Telah Terjadi



bertemu dengan iblis

Aku mengucek ngucek mataku, terbangun ditengah malam, adalah hal yang biasa, aku menguap, mencoba bangun dari tempat tidur dan. "haaaaaaaaaaaa...." aku berteriak sekencangnya. Aku melihat sosok hitam yang menakutkan, tatapannya tajam duduk di pojokan kamarku, dengan tanduk merah yang kecil dikepalanya."si.si..apa kamu?", tubuhku gemetaran, darah mengalir deras. Tubuhku yang seharian demam, jadi penuh keringat. "stoppppp..jangan mendekat. ijinkan aku disini, sebentar..aku tidak akan menganggumu, jangan mendekat, aku bisa kepanasan karenamu." Aku menelan ludah, "panas?"  "yaa..pada manusia yang memakai jubah kesulungan,jubah kemuliaan pada saat dia mengakui dan menjadikan yang kau sebut Tuhan itu juruselamatNya, pada saat itu manusia memakai baju kemuliaan, kita tidak bisa menjamah kalian kecuali Tuhanmu yang memberi ijin kepada kita. Atau kalian sendiri yang melepaskan jubah itu, saat kalian melakukan dosa". Aku mencoba berfikir. "jadi kamu?..kamu Iblis?, dalam nama Tuhan Ye...".. 


"Stopp..jangan sebut nama itu, kami pasti gemetar dan ketakutan." "pergi dari sini kenapa kamu ada disni?" ucapku juga gemetaran. "Yaa aku heran sama kalian, para manusia, kalian benar2 lemah kalian benar benar bodoh, tapi kenapa yang kau sebut Tuhan dan Juruselamat itu benar benar mengasihi kalian". "itu karena kalian para iblis jahat" ucapku spontan meskipun tidak nyambung."yaa itu karena kita iri pada  kalian manusia, kita yang diciptakan dahulu, kita yang diberi kuasa, tapi kita malah disuruh menjadi hamba kalian, manusia manusia bodoh yang gampang tertipu" "kamu lucifer?,bukankah kamu jahat, karena kamu ingin menjadi sama dengan Tuhan Yesus?" "aaahhhh......" 

Aku melihat makhluk itu gulung2 dilantai dan menjauh hampir ke pojokan pintu kamarku. "sudah aku bilang jangan sebut nama itu lagi..!!!". Teriaknya seperti kesakitan. Aku terdiam, ternyata Nama Tuhan Yesus benar benar berkuasa, trima kasih Tuhan. Aku menghelahkan nafasku. "aku bukan lucifer, lucifer adalah big bos ku, aku adalah salah satu prajurit yang disuruh berkeliling untuk menggoda, mencari, dan merampasi jiwa jiwa manusia yang putus asa dan mulai meragukan Tuhannya." "deeg.." jantungku berdetak kencang. 

Tuhan, jadi makhluk ini ada disini untuk menggoda aku dan menungguku supaya aku lengah, dan putus asa, sehingga dia punya cela untuk masuk dan.."aaaa..tidak, pergi kamu!!!!" aku menggeleng-gelengkan kepalaku, menarik selimutku dalam dalam. "bukankah kamu mulai meragukan janji Tuhanmu itu?kamu sudah menunggunya cukup lama bukan?, bahkan sekarang kenyataannya janji yang kau percayai itu tidak terjadi?Aku tahu kamu setiap hari, setiap saat mendoakan seseorang yang kamu kasihi untuk kembali kepadaNya bukan?Setiap hari kamu menangis,kamu sangat mencintainya? dan kamu begitu takut kehilangannya? ketakutanmu dan kekuatiranmu inilah yang kami manfaatkan, tidak hanya itu, dia tidak benar benar mencintaimu, dia bersama dengan orang lain, yaa orang lain, dia sering membohongimu, hati nuranimu benar, sekarang masihkah kau mempercayai janjiNya itu? akan sangat mudah bagi kami untuk menjerat orang yang kamu cintai itu, menjadi budak kami, bukankah dia sangat menyukai pekerjaanya?kesombongan, yaa kamu tidak tahu bahwa dia sangat sombong dan ingin dikagumi oleh  semua wanita, itu sangat mudah bagi kami untuk membuatnya terlena". Suaranya berbisik menyeramkan. "hahhaha..." dia melanjutkan tawanya seolah yakin kalau dia benar benar pasti akan menang.

"tidak semudah yang kamu bayangkan gadis polos,  kami tidak akan tinggal diam, kami bisa menggagalkan rencana yang kau sebut Tuhan itu, jika kalian manusia memberi cela, kami akan dengan sigap seperti kilat mengambil, satu jiwa memang berarti buat Tuhanmu, tapi jangan salah buat kita juga sangat berarti. Dasar bodoh masih saja kamu percaya sama Tuhanmu itu? jalan yang ditempuh jika denganNya, bukankah kamu tahu itu sangat sulit? hahhahaha" Makhluk menyeramkan itu tertawa, dengan suara yang mengerikan."Iyaa aku tahu, tapi aku tidak akan mau tertipu kepadamu...Aku akan terus pegang janjiNya karena aku tahu, Dia bukan Bapa pembohong seperti bosmu, dan kalian semua para iblis...." Ada suatu kekuatan yang membuatku tidak keluh lagi menjawab. "haaaahaaaa, semua manusia juga bilang seperti itu awalnya, bukankah, beberapa hari yang lalu kamu mulai putus asa? menangis dan meragukan janjiNya, hanya saja kamu cepat berbalik kepada TuhanMu itu. Memang tidak semua manusia yang terjerat mengikuti kami, tapi beribu2 tahun selama aku bekerja jarang sekali ada manusia seperti ayub, ketika kami mencoba menggodanya, dia tidak sedikitpun menghujat Tuhannya, tapi sekarang banyak sekali manusia yang dengan mudah menyangkal Tuhannya itu, sedikit demi sedikit mereka cepat membuat pedih hati TuhanMu itu, kami sangat tahu apa yang membuat para manusia2 itu mudah lemah, selain kesenangan dunia ini, terhimpit persoalan, yaa di gereja mereka memang menyebah Tuhan, seolah dekat hahah, padahal tidak tahu di depan pintu gereja, saat mereka pulang,  kami sudah menunggu untuk merampas berkatnya, pulang gereja mereka membicarakan orang, kami akan semakin tertawa meloncat2 dengan kelakuan manusia itu, dari semua orang orang yang sudah aku ambil jiwanya, mereka awalnya juga taat beribadah sepertimu, seorang pelayan Tuhan, hahaha, tapi hanya karena uang, jodoh, bahkan hal hal yang kecil seperti sakit hati, putus asa, mereka gampang sekali lelah, mereka lebih memilih kami, hahhaha, yaa jalan yang kami tawarkan sangat cepat, dan kami bisa memberi apa yang mereka inginkan dengan mudah". Makhluk itu berbicara panjang lebar. "Tapi aku tidak akan seperti itu, aku punya Roh Kudus" AKu memegang dadaku. "hahahha kita lihat saja nanti". AKu menghela nafas.

"Apa kamu tahu jika nanti kamu, dan kalian semua para Iblis akan dihukum?, kenapa kamu tidak bertobat, kalian semua para Iblis, bertobat dan menyembah Tuhan. Bukankah kalian percaya kalau Dia adalah satu satuNya Tuhan yang pantas disembah?" Makhluk itu geleng geleng sendiri, aku  menelan ludahku, perkataan yang sedikit berani pikirku "hahahah kamu benar benar manusia polos dan bodoh, dari awal aku sudah bilang kami iri pada kalian manusia, kami tidak terima, kami berontak. Pada waktu kami masih di Sorga, tiap kali kami menyembah dan memuji Tuhanmu itu, kamu harus menutupi muka kami dengan sayap kami, saat bos kami ingin dengan bangga memamerkan dirinya saja, Dia langsung marah dan membuang bos kami, yaa kami dendam kepada Tuhanmu itu,  kenapa yang kau sebut Allah itu sangat mengasihi kalian, bahkan saat kami membuat adam dan hawa jatuh dalam dosa, bukankah manusia juga berfikir ingin menyamai Allah mereka, makanya mereka tertipu kepada  kami dan memakan buah itu,  kami pikir Dia akan benci pada manusia, tapi yang ada Dia malah mengorbankan nyawaNya. Padahal kami, kami hanya melakukan kesalahan kecil. Kami Iblis-iblis yang punya harga diri, kami tidak akan mau berbalik menyembah Dia, justru Dia yang harusnya nanti bertekuk lutut menyembah kami, hahahah, saat semua manusia bisa kami kuasai, karena  kami sangat tahu dengan pasti bahwa yang kau sebut Tuhan Allah itu, sangat mengasihi kalian, kami ingin Dia setiap saat menangis karena melihat anak-anak yang dikasihinya, setiap detik, setiap menit dan jam jatuh dalam dosa dan dalam genggaman kami, kami ingin pengorbananNya sia-sia buat manusia, sampai TuhanMu itu menyadari dan menyesal kitalah yang lebih hebat, hanya itu yang bisa kami lakukan, menghancurkan manusia, makhluk yang serupa dengan gambarNya, Makhluk yang sangat ia kasihi melebihi malaikat-malaikatnya, untuk kami bawa ke neraka sebanyak banyaknya. hahahhha...tidak apalah kami dihukum tapi kami puas, kami bisa melihat anak2 yang dikasihiNya jatuh ke dalam neraka, hahahhahaha."

Aku terdiam, terpaku lidahku menjadi keluh, membayangkan kengerian neraka,Tidaaaakkkk!! Tuhan Yesus betapa Engkau sangat mengasihi aku, yaa aku, Aku meragukan janjiMu, Aku menganggap Engkau jahat, tapi yang ada Engkau sangat mengasihiku. AKu menangis, tidak lagi bisa tertahan. "keputusan ada ditangan manusia, dia mau tetap mengikut Tuhannya, atau terjebak dalam permainan kita, dan tanpa kita minta mereka memberikan jiwa mereka untuk kita, dan Tuhanmu itu tidak akan bisa berbuat apa apa, karena manusia yang bodoh itu yang memilih jalannya sendiri hahahahha". Makhluk itu masih tidak ingin berhenti berbicara, seolah yakin sekali bahwa dia yang akan menang. "Dalam nama Tuhan Yesus kamu pergiiiiii....." Aku sudah tidak betah lagi dengan bunyi tertawanya, kata katanya yang menyeramkan itu. "aaahhhhh...sudah kubilang jangan sebut nama itu lagiiiii....., " dia menggulung2 dan seperti terpental jauh, tiba2 dia menghilang menjadi butiran butiran asap. Aku menepuk2 pipiku, berharap ini hanyalah mimpi, tapi gag ini benar2 nyata, aku melihat jam di tembok kamarku, jam 1 dini hari. "ooo..God..apa arti ini semua?, aku membuka Alkitab disebelahku, Alkitab itu sudah terbuka dan aku dituntun pada ayat 1 Petrus 5:8 Sadarlah  dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis  , berjalan keliling  sama seperti singa  yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Tangisku pecah, entah kenapa saat ini benar benar ingin bersamaNya, Aku ingin bersamaMu Yesus, hanya bersamamu, aku tidak ingin tergoda dengan Iblis, aku tahu Engkau Bukan Bapa pembohong, Engkau adalah Allah yang luar biasa yang tidak akan meninggalkan anak-anakNya. Jangan sampai baju kesulungan ini, baju kemuliaan yang kau berikan ini, dengan mudah aku lepaskan, hanya karena sesuatu yang sifatnya sementara di dunia ini. AKu tidak akan berhenti, di tahun 2012 ini aku ingin menjadi bintang, bintang yang bersinar terang, bintang yang bisa memancarkan cahayanya, bintang yang tetap bersinar ditengah kegelapan, Bintang yang bisa membawa jiwa jiwa datang kepadamu, sujud dan menyembah hanya kepadaMu, sampai semua manusia tahu dan sadar bahwa Engkau sangat mengasihi manusia, bahwa Engkau tidak ingin kami semua binasa. Trima kasih Tuhan. Aku menutup Alkitabku dan kembali melanjutkan tidurku. AKu bercaya ada malaikat Tuhan yang menjagaku, dan disana org yang aku cintai, Tuhan juga menjaga melalui malaikatnya. Aku putuskan untuk aku tidak berhenti berdoa dan memegang janji itu tanpa rasa kuatir dan takut.
Karena suatu saat nanti aku akan menang, pasti bersamaNya aku lebih dari pemenang.

Rabu, 28 Desember 2011

Unconditional Love

"Masih sama Josh?" sebuah sms singkat dari kak richi, pertanyaan yang selalu sama, pertanyaan yang malas aku jawab, sebenarnya, yaa,sesering apapun, Josh nyakitin aku, sesering itupula cintaku semakin bertambah, bodoh? iyaa aku memang sangat bodoh!,kalian boleh memakiku seperti itu. "iya.." aku jawab sms itu dengan ogah ogahan. "yakin?,bukannya dia masih sama yerin?" *DEG* jantungku seperti berhenti berdetak, lama aku terpaku melihat isi sms itu, bukan pertama kali, sudah sangat sering, ini untuk kesekian kalinya, bahkan sebelum aku kenal kak richi temennya josh.
Aku mencoba mengatur nafasku, sesak..mencoba menghirup udara ke dalam paru2 aku tapi terasa sangat berat, bola mataku sudah berkaca-kaca, lidah terasa kelu. "oya?" masih saja aku balas sms yang membuat aku susah bernafas dan dada terasa nyeri. "mungkin..heheh, emang kamu yakin dia sibuk?,kliatannya sih masih jalan". Aku tidak membalas sms itu kembali tangisku pecah, ini bukan sms yang pertama yang mengatakan josh masih jalan sama yerin, ini gag separah sms2 yang pernah aku terima sebelumnya, sms2 aneh dari no2 yang aneh juga, bahkan sebelum aku kenal sama kak richi, jadi bisa dipastikan bukan dia, tapi siapa? setiap kali aku tanya josh, selalu dijawab dengan kemarahan, dan berakhir dengan kata "terserah"
Banyak teman-temanku yang berkata, udah tinggalin aja sih josh cowok gag jelas itu, logikaku bilang iya, bahkan setiap ada sms yang mengatakan informasi keadaan josh, aku selalu coba sms atau telp dia, dan memang benar sms dan telp tidak diangkat, yang ada sering dimatikan atau yang lebih parah adalah direject ooleh dia, dan selalu memakai alasan sibuk.
Aku lelah dengan sms-sms makian itu, aku lelah dengan pemberitahuan-pemberitahuan yang gag jelas itu yang mau gag mau buat aku sakit, juga hubungannya dengan mantannya si yerin itu, aku gag tahu, dan aku gag mau tahu, tapi seolah aku harus tahu, dan keadaan membuat aku sedikit mempercayainya.
Semua berawal ketika aku pertama kali dekat dengan josh, semuanya berjalan baik baik saja, sampai aku merasa nyaman dengannya. Aku tidak pernah tahu, kalau yerin adalah mantannya, josh tidak pernah cerita, dan aku juga tidak ingin cari tahu, aku cuma tahu mantan pertamanya, dia pernah crita, bukan yerin yang jelas.
1 tahun yang lalu, ada orang yang aneh ngeadd2 fb aku, ya..dia adalah yerin, aku lihat mutualnya yg ternyata temennya josh, okelah tanpa pikir panjang aku konfrim dia, gag ada pikiran aneh2!! temennya josh teman aku juga, tapi yang aneh adalah setelah aku konfrim, dia ngeadd aku lagi beberapa hari kemudian, padahal kan dia udah aku konfrim, hal ini berlangsung sampai 3 kali. Refleks aku cerita kesahabat aku, si Priska dengan keanehan yerin itu. Priska mungkin penasaran, dan tanpa ijin ke aku, dia ngeadd tu cewek, di konfrim sih sama si yerin itu, tapi yang ada temen aku dikata2in  dan bilang kalau aku mata2in si yerin itu, melalui priska.
Kagettt!!! buat apa aku mata2in orang yang tidak aku kenal? apa untungnya?aku kan hanya merasa aneh, yaa mungkin salah aku, kalau aku cerita ke priska  dan akhirnya jadi seperti ini. kasihan temen aku jadi terlibat, walaupun dia merasa sangat bersalah, karena tidak bilang bilang dulu ke aku, dan merasa merusak hubunganku dengan josh, tapi priska juga gag salah, semuanya udah dijinin oleh Tuhan.

Hal ini membuat aku ribut dengan Josh, semua yang terasa manis, berubah jadi pertengkaran, aku dibilang cemburuan, posesif dll, pertama kalinya aku lihat josh marah marah kepadaku, padahal yang aku tahu dia sosok yang lembut, sabar, hanya karena masalah sepele seperti ini, tanpa tanya kepadaku sebelumnya, kenapa dia bisa marah2 gag jelas kepadaku, tanpa mendengarkan penjelasanku, sampai aku bilang oke kita break aja, "sakit" karena selama ini josh gag pernah cerita. Dan sakitnya adalah  Aku tahu josh pernah ada hubungan sama yerin bukan dari mulut josh sendiri. Saat yerin mengeluarkan sebuah kata2 kasar yang gag enak banget, disitulah aku tahu kalau dia ternyata mantanya josh. Aku dibilang tidak bisa mendapatkan cinta josh dll dibilang norak dan kampungan, dengan gaya bahasanya dia yang sangat kasar, tapi apa yang dia bilang ke josh?katanya si Priska yang nyolot ke yerin, dan josh marah2 sama aku.Aku sempat berfikir kalau aku adalah pelariannya josh, aku cuman orang yang bakal dia mainin, tapi aku sudah terjerat dalam permainan cinta josh, dan bodohnya adalah aku malah tidak ingin keluar.

Sejak itu hubungan kita jadi gag sehat, sampai akhir tahun kemaren, aku memutuskan untuk kembali mencoba terus mencintainya, saat cinta aku semakin kuat untuk Josh, aku masih selalu merasa, dia selalu baik. AKu mencoba mempercayai dia, yaa yerin masa lalu josh, masa depanya adalah aku, toh hanya mantan, bukan selingkuhan, aku kembali mengobati luka hatiku sendiri. Aku sadar dia  orang yang selalu menyakiti aku, tapi dia juga orang yang sama yang bisa menyembuhkan rasa sakitku.

Kini luka itu kembali terbuka, saat aku mulai mempercayainya, saat aku terlanjur amat sangat mencintainya, kabar yang tidak mengenakkan kembali datang, meskipun terang-terangan di bantah dengan josh, aku ingin tidak mempercayainya, tapi mana mungkin ada asap kalau tidak ada api, sampai kapan seperti ini luka yang sama setiap saat, sekarang dia bilang sayang, besok dia bilang blm sayang.
Apakah ini adil buat aku?aku bukan masa lalunya yang pernah menyakitinya, tapi kenapa seolah dia membalaskan dendam masa lalunya kepadaku.
Kebahagiaan yang selalu dia berikan, sebanding dengan luka yang dia berikan, aku tidak punya alasan yang tepat untuk menjawab kenapa aku mencintainya kenapa aku masih bertahan untuknya, sesering apapun rasa sakit itu dia timbulkan sesering itupula aku bangkit dan semakin mencintainya,

Saat ini aku sakit, fisik aku terlalu lemah menahan beban cinta ini, mungkin hati aku terlalu lemah untuk menahan beban perasaan ini, yang sama sekali tidak pernah dimengerti oleh Josh, meskipun Josh selalu bilang "jangan pernah mikir aneh aneh, aku tidak akan meninggalkanmu kok", tapi aku tidak mendapatkan rasa aman dengan ini semua,dan berwujud menjadi sebuah ketakutan dan kesedian, apa karna luka itu pernah ada, dan kini kembali terluka di tempat yang sama dan oleh hal yang sama?. Aku selalu pegang janjinya untuk tidak meninggalkanku, tapi bagaimana aku merasa aman, kalau aku selalu merasa dia sedikit demi sedikit menjauh dariku, aku lelah...dan lelah hal ini membuatku sakit..tidak hanya hati dan perasaan aku, tapi fisik aku juga terlalu lemah, sampai aku tidak kuat lagi. Tapi aku juga enggan untuk menjauh dan berpaling darinya.

Yang harus josh tahu, aku sangat mencintainya, dan aku akan berusaha menikmati rasa sakit ini meskipun aku lemah sangat lemah, aku bodoh, mungkin sangat bodoh. tapi aku hanyalah orang bodoh yang buta dan tuli tapi bisa melihat cinta dan mendengarkan senandung cinta dengan indah, itulah cintaku kepada josh seandainya dia tahu, Aku tidak pernah mau ingin berpisah darinya, tapi aku juga tidak ingin cintanya terbagi.
Aku menghapus air mataku, berharap obat yang aku minum segera bereaksi dan membuat aku tertidur, sekaligus menurunkan suhu badanku yang melebihi normal.


2be continue.....

Senin, 21 November 2011

Cuplikan my Novel He or Him

 BAB XII
YEAHHH…PART TIME…….

Dua hari setelah percakapan telepon bersama Josh, ayahku memanggilku lalu bercerita dengan antusias kalau dia bertemu dengan teman lamanya, anak temannya sudah menjadi fotografer profesional, dan sedang mencari pegawai magang, hanya untuk 1-2 bulan, ayah menawarkan padaku untuk melamar bekerja magang di sana, aku berpikir wah boleh juga neeh, lumayan untuk mengisi waktu luang plus belajar menambah pengetahuan, wawasan, dan uang tentunya.
Aku semangat menuju ke studio photo anaknya temen lama ayah itu dan suruh memberikan kartu nama yang ayah kasih, kalau aku sudah sampai disana. Aku membolak balikkan kartu nama itu. Di kartu nama itu tertulis nama Gerald J. Putra, hmm mungkin ini kartu nama pemiliknya, pikirku.
“Permisi mbak, boleh saya bertemu dengan orang yang ada dikartu nama ini?” Aku menyodorkan sebuah kartu nama ke wanita cantik,dan bertubuh langsing dan berkulit putih,dia menjawab ramah dan menyuruhku menunggu.
Setelah beberapa menit aku dipersilahkan masuk kedalam, suasananya agag aneh dan sedikit gelap,disetiap sisi ruangan terdapat potho2 dengan berbagai ukuran mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar, terpampang rapi dan indah.
“masuk” ucap seseorang bertubuh tegap, tinggi, berkulit putih, masih samar aku liat, karena dia tidak melihat ke arahku tapi sedang sibuk dengan kamera yang diotak atiknya. Aku masuk keruangan tersebut dengan sedikit perasaan aneh., dan yang lebih aneh,jantungku berdegup kencang tak karuan dan aku masih tidak tahu apa penyebabnya. Mungkin karena grogi mau kerja di tempat baru.
Cukup lama aku berdiri melihat sosok lelaki muda itu mengatur lighting dan memperbaiki letak lensa kameranya,
“upss swory keasyikan…” ucapnya setelah dia sadar aku berdiri terpaku beberapa langkah di depannya dan mulai sedikit BT.  ihh dasar sok kecakepan!! Aku kesal dibiarkan terpaku kaya patung berdiri. “Silahkan duduk” .
Ohhh GOD gila setelah aku liat wajahnya dalam dalam cakeeep banget,,,arghh hidungnya mancung,kulitnya putih bersih dan rambut cepaknya,upss tumben aku berasa normal kali ini,apa saking cakepnya nih cowok yaa???akunya jadi OVER..!! stop kamu mau kerja Celin!!. Baru kali ini aku memuji cowok secakep dia.
”ooo jadi ini, anaknya temen papa, boleh juga…”ucapnya sambil manggut2 melihati aku..Haa?? maksudnya?? Aku gag ngerti dengan kata2nya. “Sebelumnya udah pernah kerja partime” tanyanya kepadaku,aku sedikit kaget dan mencoba mengatur pikiranku agar tidak kelihatan kalau sedang larut dalam pikiran sendiri “eeh.belum” blsku sedikit aneh.
“trus mau kerja apa coba??” tanyanya sinis,,, gilaa cakep sih cakeep tp cara ngomongnya bikin aku langsung ilfeel. “yaa apa aja,aku mau asalkan buat nambah pengalaman” jwbku standart sebenarnya sedikit kesal,kesannya menghina bgt,bener nih anak temen ayah,ugft,ngapain tadi aku muji2 dia..BETE!
“oo gtu okeee,,mulai besok kamu jadi assisten aku, setiap aku ada kerjaan atau event kamu bantu2in,trs kamu juga bisa belajar sedikit tentang dunia fotografi.” “ooo oke pak..” aku mengangguk “apa??...PAK????” tanyanya sedikit menekankan dan keras, seolah tak trima dengan panggilanku barusan. gilaa KAGET!, ihh trs aku harus panggil apa coba?? Atasan kan wajar dipanggil Pak,gag peduli masih muda, namanya juga menghormati, ugft sensitive amat sih. ”emang aku udah seperti bapak bapak apa???” lanjutnya ketus, ugft baru kali ini ketemu orang ketus cowok pula. Ibunya dulu ngidam petasan rasa cabai kali yaa. “Panggil aku Erald aja” lanjutnya Aku diam tak mengeluarkan sepatah katapun.”tapi kan Anda atasan saya,aneh rasanya..” balasku.”Mas Erald saja yaa gmn??” rasanya aneh bagi aku yang udah terbiasa tidak memanggil nama langsung untuk orang lang lebih tua beberapa tahun diatas aku, apalagi cowok didepanku ini bakal menjadi bos aku dan usinya seperti 7-8 tahun diatas aku. “emang aku kliatan kaya mas mas?? Jangan karna kamu masih anak SMA yaa ngira aku udah tua,udah ahh Erald aja apa susahnya sih” Jawabnya makin ketus judes. UGFT GEMES SOK BANGET!!!
Hedew apa perlu aku jelasin, kalau sebutan “mas” kan dsini itu untuk menghormati seseorang yang lebih tua,bukan orang jawa sih kliatannya pantes gag ngerti panggilan “mas” atau mungkin bagi dia kliatan kampungan kali yaa?  Huft
“Oke,Pak,upss Mas,,upss Erald” hedew tuh kan jadi terbata2 ngomongnya. Aku berusaha untuk terbiasa memanggil hanya namanya saja tanpa sapaan Pak atau Mas, yang bersifat menghormati. Dan itu susah!! Aneh rikuh…
“Oke..besok jam 7 pagi kamu sudah harus ada disini, karena besok ada pemotretan buat event wedding pagi2”.Aku mengangguk. “Selamat bergabung” dia mengulurkan tangannya untuk menjabat tanganku.Aku menyambutnya,  dan dia sedikit tersenyum, tp tetap raut muka judesnya tidak bisa dihilangkan begitu saja.
Aku pulang dengan semangat,yes besok kerja gag peduli berapa gajinya tp setidaknya aku punya pengalaman baru dibidang fotografi. Yesss!! Semangat Celin. Aku senyum senyum sendiri.
*****
“bagus udah sampai” ucap si Gerald bos aku yang galak ini, bukan ding!! lebih ke cuek, n sok bahasa jawanya KEMENYEK!!!. Aku hanya mengangguk.
“Ikut aku sini..”aku mengikuti langkahnya, bantuin angkutin tas  ini yaa ke mobil, dia mengarahkan aku ke 2 tas ransel, entah apa isinya. Jujur aku sedikit tidak mengerti tentang dunia fotograti dan semuanya yang terlibat didalamnya.  Tapi aku suka, gak menyangka banyak juga perlengakapannya, kaya mau bkin tenda kali yaa,tau  ahh..”Ati ati yaa Cel, bawanya ada beberapa lensa kamera di dalamnya” aku  mengangguk, ahhh kerjanya suruh angkat2 toh not bad lah..
“ayoo cepet Cel, jgn lelet yaa” ucap Gerald di depan pintu mobil. Gila nih cowok, kasar amat ngomongnya ugft dasar judes!!,dipikirnya gag berat apa?? Bukannya tadi bilang sendiri kalau berat?? Ugft dasar. “iyaaaa” jawabku BT, dia hanya diam memandang sinis ke arahku.
Dia masuk ke dalam mobil Avansa Silvernya, dan aku duduk di bangku belakang. Dengan muka sedikit BT kerja hari pertama udah dibentak bentak pula, ahh dunia kerja emang kaya gini kali yaa,bos suka bentak bentak seenaknya. “Cel, duduk depan gih emang aku pikir aku supir kamu!!” ucapnya yang sedikit membentak dan tetap judes mengagetkanku dari lamunan, ugft maksud aku kan menghormati dia, karna dia bos aku gag setara duduk sebelahan, ahhh gag tau deh, dia ini dulu tinggal dimana sih???gag ngerti banget aturan orang JAWA harus menghormati yang LEBIH TUA.atau emang aturan orang jawa yang terlalu ribet gag taulah. Aku nurut aja dengan langkah lesu duduk sebelahnya.
Suasana sunyi sebentar, aku juga masih enggan memulai pembicaraan mau bicara apa coba ke orang yang baru aku kenal bos aku pula,dan JUDES pula ugft bikin males, tapi mau belajar banyak hal sih,,gag pentinglah sama si JUDES ini, coba kalau sepantaran lebih gampang kali yaa komunikasinya. “rencana lulus mau ngapain?/” Gerald mencairkan suasana. “haa..” kebiasaanku!! Selalu memulai kata  “HA?”kalau kaget. Dengan mata sedikit melotot “ehmm kerja” ucapku datar.” Gag kul?? “ “pengennya,tp sepertinya gag ada biaya..”  “gag ada biaya apa males?” “gag ada biayaaaa…” jawabku sebel. Dia tertawa “sama bos kamu bisa bentak juga yaa?? Blm satu hari” aku cengar cengir dan cmn bisa tersenyum malu. Ahh gimana sih aku ini gag bisa kontrol diri banget, untuk sedikit lembut inget Celin kamu lagi kerja kerja..hormati bos kamu biarpun gag banget, ugft untung cakep..”yaa maap abis….” Aku belum melanjutkan kata kataku.”Aku kan cuman berpendapat, koq jadi sewot” balas Erald dengan senyum sinisnya.
Gilaa yaa ni orang lama lama NYEBELINN…gag dipikir dulu apa kalau ngomong, iyaa situ berduit ugft sombong!!.”iyaa maap…” jawbaku datar malas,yaa males berdebat dengan orang kaya yang sok seperti dia!
Di acara wedding, aku mulai bergerak cepat untuk mengikuti Gerald dan selalu ada disisi dia udah seperti bebek membututi induknya, kemana Gerald pergi aku ada disampingnya bener2 melelahkan, bolak balik aku suruh ganti stand n lensa kamera, memindah2 sesekali Gerald mengajariku memotret, dan bolak balik aku mengganti background buat potho. Hanya satu kata “CAPEEKKK!!
****
Sesampai dirumah Aku merebahkan diriku ditempat tidur, benar benar hari yang melelahkan, aku beranjak untuk mandi dan istirahat sebentar karena 2 jam lagi aku harus  mengajar les dirumah.
“gimana hari pertama kerja Cel?” ucap ayah diruang tamu “lumayan lah yah” Aku mengambil remot tv dan mulai menyalahkannya.”lumayan gimana maksudnya?” kali ini ibu yang bertanya.”yaa lumayan, Celin bisa belajar banyak hal bu’..khususnya potografi, celin suka koq meskipun awalnya agag kaget karna gag mengerti sama sekali..tp da mulai bisa beradaptasi.” “oo baguslah ..”balas ibu. Ayah tersenyum ke arahku sambil manggut manggut setuju dengan ucapan ibu. “Celin bobo ya bu, yah besok harus kerja lagi pagi pagi”,Aku mematikan  televisi dan menaruh remot tvnya disebelahnya, gag ada acara yang bagus lebih baik aku mendengarkan musik, hmm emang aku sangat jarang menonton televisi membosankan cerita2 sinetronnya, gag jarang ceritanya malah dibikin semakin rumit, dan kadang malah gag masuk akal, ahh namanya juga sinetron mereka kan cmn utamain sisi keuntungan yaitu duit duit dan duit, ahh ngapain aku jadi mikir panjang lebar sih. Bergegas aku menuju ke kamarku dan merebahkan diriku ke tempat tidurku.
Abi, ahh sosok itu mulai terngiang dipikiranku kembali walaupun tak sesakit dulu, aku merindukannya, hati ini mungkin sudah mulai menerima kehilangan sosok Abi, meskipun masih tetap ingin mencari tahu dimana Abi sebenarnya.Ku putar mp3 di hpku benar2 mewakili perasaan aku saat ini.
saat aku tertawa di atas semua
saat aku menangisi kesedihanku
aku ingin engkau selalu ada
aku ingin engkau aku kenang

selama aku masih bisa bernafas
masih sanggup berjalan
ku kan slalu memujamu
meski ku tak tahu lagi
engkau ada di mana
dengarkan aku ku merindukanmu
saat aku mencoba merubah segalanya
saat aku meratapi kekalahanku
aku ingin engkau selalu ada
aku ingin engkau aku kenang
….
(D masiv Merindukanmu)
Lagu ini semakin membuatku larut dalam bayang bayang Abi,  ingin aku mendekapnya dan mengatakan  bahwa aku merindukannya, aku masih menginginkannya dan berharap dia benar2 ada didepanku didekatku memelukku, ahhhh!! Stop Celin!!!
Ringtone Ponsel mengagetkan lamunanku…
“Halo”
“hai Cel, pa kabar?”
“baik”
“Lagi apa??” Tanya josh
“mau istirahat capeeek…” jawabku ogah ogahan, ngantuk banget
“loh?/ emang abis ngapain??”
“udah mulai kerja partime ni josh..”
“oyaaa??” jwb josh sedikit kaget.
“dimana Cel?”
“di studio potho milik anak temennya ayah”
“oo,selamat yaa..enak gag??
“hmm yaa lumayan lah tp bosnya bikin males, nyebelin!!”
 “masa sih??”nada bicara  Josh  seperti tak percaya
“iyaa menyebalkan, ganteng sih ganteng, masih lumayan muda tp juteknya itu ,ugft..bikin males, tp tetep mau kerja sih, cz aku suka sama dunia fotografi”
“bukannya cocok sama kamu??,kamu kan suka jutek ma cowok..”
“ihh sok tau bgt” kita tertawa bersama, rasa kantukku sedikit hilang gara gara josh.
“udah ah josh bo2 aja,besok pagi harus kerja lagi, klo telat dia ntar pasti ngomel2 gag jelas”
“oo gtu selamat deh heheh, yudah met bo2 Cel, nice dream” KLIK..

Jumat, 18 November 2011

BINTANG


“Braaaakkkk…” Aku merasa badanku benar2 lemas tak berdaya,tidak bisa menyokong semua berat tubuhku…kontan pada saat itu pula aku tergeletak..gelap..lemas, mungkinkah saat ini ajalku?..aku tak tahu, tak ingat lagi….
“Len..bangun len..len”..ada sesosok wanita yang mencoba menyadarkan aku, membangunkan aku, aku dengar suaranya, tapi mata itu terlalu berat untuk terbuka, dan badan ini seperti tertindih beban berat sulit untuk bergerak…dingin semuanya terasa dingin.
“kamu sudah sadar len?, syukurlah..” ucap Rena, yang tadi sempet berusaha membangunkanku.”ren, aku dimana?kamu dirumah sakit len, tadi kamu pingsan.” “pingsan?” bukan sesuatu yang mengagetkan buat aku, sering sekali aku pingsan tak dapat dihitung, yaa aku tak dapat menolaknya penyakit tumor otak dikepalaku semakin hari semakin menggerogoti tubuhku, apalagi yang bias aku lakukan, selain pasrah dengan jalan hidup Tuhan kadang aku sering lupa aku sedang dimana, aku lagi apa?,bahkan ada beberapa teman aku yang aku lupa,memori otakku makin berkurang dengan tumor yang semakin brekembang dengan cepat, tak dapat ditolak. Gag ada pilihan lain!! “len?”Rena mengagetkanku. “hmm?oo aku gpp ren” “kamu harus istirahat yaa..kalau belum cukup kuat kamu gag beleh berjalan sembarangan”.
Ada sesuatu yang mendadak menyayat hati aku, Dira kekasih aku, bukan!! dia bukan kekasih aku, aku tak bisa sebut dia kekasih aku, karena sampai sekarang kita gag ada komitmen untuk berpacaran, yaa benar apalah artinya kita berpacaran, kalau nantinya dia akan semakin menderita melihat keadaan aku, tapi kenapa perasaan ini ada, kenapa perasaan ini begitu kuat, apa aku salah?. Dia gag tahu kalau aku sudah 1 minggu di rumah sakit, aku harus menghilang dengan cepat, atau bilang kalau aku gag ingin berhubungan lebih lama dengan dia sebelum semuanya terlambat dan hanya akan membuat luka aku atau dira. “Len?...sabar yaaa” Rena seolah tahu apa yang aku rasain dia memeluk aku dengan kuat, aku tetap menangis tiada henti, tapi air mata ini tak kunjung kering.
3 hari lagi aku harus operasi, dan operasi yang sangat riskan, karena aku harus kehilangan 90% memori aku selama aku hidup, otomatis aku gag akan ingat dira, senyum dia, kata2 sayang dia, kehangatan dia, kata2 motivasi yang keluar dari mulutnya, aku ga akan lagi bisa dengar. Selama ini aku meminta bantuan rena untuk merahasiakan tentang penyakit aku, dan mengatakan ke dira kalau aku ada urusan keluar kota untuk waktu yang tidak ditentukan.
Hampir tiap hari aku mendengar ringtone sms dan telp dari dira tapi tak satupun aku balas, aku hanya melihat sambil mengeluarkan air mata, jeritan hati aku yang tak trima dan tak bisa menahan rindu yang teramat dalam kepadanya.
“Ren..” “yaa..” “kalau nanti aku operasi..bilang sama dira kalau aku sangat mencintai dia,kalau ada apa apa yang terjadi, tolong kasihkan kotak ini ke dia”Kotak itu berisi semua kenangan aku dan dira “Alenn….” Suara rena lirih, butiran butiran air mata menari2 dikedua bola matanya. “pasti len, tapi kamu harus yakin mujijat itu pasti ada, kamu harus yakin..kalau kamu pasti ingat semua kenangan kamu sama Dira” “gag ren, aku sadar..bahwa bintang itu hanya untuk dikagumi, bukan untuk dimilki..siapa aku,aku hanya bayangan kecil yang gelap,yang hanya bisa merasakan kehangatan sinar bintang, ada atau tidak ada aku, itu tidak akan berpengaruh pada bintang, bintang akan terus bersinar,Dira adalah bintang hati aku, selamanya dia akan bersinar disini, meskipun aku tahu mungkin bagi dira aku bukan siapa siapa,dia hanya care ke aku Rena bukan cinta..”Isak tangispun tak dapat aku hindari “Len, kenapa kamu ngomong seperti itu?, aku ngeliat Dira juga sayang sama kamu, gag mungkin  kalian bisa sejauh ini bersama kalau dia gag sayang sama kamu.” “mungkin, tapi memang lebih baik seperti ini Ren, seandainya dia cinta sama aku, ini akan semakin sulit buat aku, karena aku gag bisa kasih harapan apa2 kedia” “ssttt..gag boleh ngomong apa2 sekarang tidur oke, istirahat”
3 hari kemudian
“Alen kamu siap?” aku menganggukan kepala, infus mulai dipasang dipergelanganku.
Yaa aku siap, aku siap dengan apa yang akan terjadi nanti, selamanya aku selalu menganggap dira adalah bintang aku, dan bintang itu hanya untuk dirasakan sinarnya bukan dimiliki, sekuat apapun cinta aku, gag akan bisa merubah keadaan kecuali mujijat, teruslah bersinar bintang, sinari aku yang lemah ini. Sadar Alen bintang itu hanya untuk dikagumi bukan untuk dimiliki.

Fair n Lovely Powder Cream 2-1, Bebas Kilap Seharian (Bye-bye bedak, helo wajah halus natural)

Memiliki pekerjaan yang diharuskan untuk ber- makeup setiap hari,  terkadang beban sendiri bagi saya secara pribadi, karena pa...