Translate

Senin, 02 Januari 2012

Bila rasaku ini rasamu

"Masih saja kamu mengharapkan dia? cowok gag jelas itu?" Rena membolak balikkan badannya dengan penuh emosi berbicara dengan nada yang sedikit emosi. "aku sangat mencintainya" jawabku lirih pasrah. "Cinta? makan tuh cinta, cinta itu harusnya gag sakit, cinta itu harusnya bahagia, tidak seperti ini," "lihat tubuh kamu lihat?.." dia memaksaku membalikkan badan menghadap cermin. "lihat..ini cinta?.." Rena terdiam sejenak aku hanya tertunduk lesu, iaa aku makin kurus karena sakit sakitan, jarang makan, sering pingsan, entah apalagi..aku tidak pernah mengalaminya sebelumnya, tapi, ini benar benar terjadi, aku sering dangis2 sendiri, tapi aku masih terus saja bertahan." "kemana dia waktu kamu dirumah sakit?, waktu kamu tergeletak lemah, kemana dia, lihat, bekas infus ditanganmu masih bengkak, sadar freya sadar..". Aku hanya menangis tersedu-sedu, rena benar, hanya karena mencintai seseorang aku secara tidak langsung menyiksa diriku sendiri, "kami semua sayang sama kamu freya, sayang..aku tidak ingin teman aku yang cantik, yang ceria, berubah jadi murung dan gag punya semangat buat hidup."

"lihat orang orang yang sayang kamu, lihat?, Mereka tidak ingin menyiksa diri seperti ini freya, gag ingin". "iya aku tahu Ren, tapi aku tidak bisa lepas dari bayang bayang dira, aku yakin, pasti ada alasan kenapa dia meninggalkan aku, kenapa dia gag kasih kabar, kenapa dia..." aku menangis. Rena memeluk tubuhku dengan erat. "Iyaa freya,stop jangan nangis lagi, kami tahu kamu sangat mencintainya, dira aja yang bodoh dia tidak pernah tersentuh, dia tidak p[ernah mengerti seberapa dalam cintamu buatnya." "kamu istirahat yaa, kami semua tidak ingin kamu sakit2tan lagi, kami merindukan freya yang ceria freya yang selalu tertawa."

Rena menyuruhku berbaring di kamarku, bekas infus beberapa hari yang lalu rasanya masih ngilu, dokter menyuruhku untuk tidak terlalu banyak menangis, karena pembuluh darah dihidungku sangat sensitif, jika aku kebanyakan nangis, sudah dipastikan pagi harinya aku pasti mimisan, atau keluar darah bersama dahak.
"Aku pulang dulu yaa frey, cepat sembuh ingat, kamu gag sendiri, kamu punya teman teman yang sayang sama kamu, aku pengen banget ketemu dira dan tonjok mukanya, trus bawa dia kesini, biar dia bisa melihat, seperti apakeadaan teman aku." "Ren..jangan, aku mohon jangan yaa..aku memang yang mencintai dia, aku memang yang sayang sama dia, bukan salah dia. " "kenapa sih kamu begitu bodoh frey.." "iyaa aku memang bodoh ren, tapi suatu saat nanti dira pasti sadar, dira pasti bisa merasakan siapa yang benar benar tulus mencintainya, pasti ren" "yaa semoga..".rena mengangguk nganguk.

"yaa udah aku pulang dulu ya, hari ini aku kerja shift sore, kamu banyak istirahat, jangan kebanyakan mikir, pikirin orang tua kamu, mereka pasti sedih kalau liat kamu seperti ini. " "iyaa ren, makasih yaa". rena memelukku dalam temp[at tidur dan melambaikan tangan, plus menutup pintu kamarku.

Aku melihat ke arah hpku, dan melihat layarnya, kosong. Dira benar benar tidak menghubungi aku, dia benar benar tidak mengkuatirkan aku, Tuhan diamanapun dia berada jaga dia, aku mohon jaga dia.
Sebuah lagu milik Sammy yang masih bergabung di Krispatih.

Aku Memang Terlanjur Mencintaimu
Dan Tak Pernah Ku Sesali Itu
Seluruh Jiwa Telah Ku Serahkan
Menggenggam Janji Setiaku

Kumohon Jangan Jadikan Semua Ini
Alasan Kau Menyakitiku
Meskipun Cintamu Tak Hanya Untukku
Tapi Cobalah Sejenak Mengerti

Reff:
Bila Rasaku Ini Rasamu
Sanggupkah Engkau Menahan Sakitnya
Terkhianati Cinta Yang Kau Jaga

Coba Bayangkan Kembali
Betapa Hancurnya Hati Ini Kasih
Semua Telah Terjadi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fair n Lovely Powder Cream 2-1, Bebas Kilap Seharian (Bye-bye bedak, helo wajah halus natural)

Memiliki pekerjaan yang diharuskan untuk ber- makeup setiap hari,  terkadang beban sendiri bagi saya secara pribadi, karena pa...