Translate

Selasa, 26 April 2016

Jangan dibuat Baper

Sesuai dengan janji saya di status facebook saya kemarin, bahwa saya akan membahas tentang kebaperan, dan baru malam ini bisa menulisnya karena sedang ngebut dengan cerita terbaru saya di novel.id jadi harap maklum yaa.

Oke langsung pada topiknya saja, apa yang terlintas di benak kalian saat mendengar kata"Baper" bawa perasaan?
Sikap uring-uringankah, rasa tidak enak? jawab sendiri-sendiri di hati saja ya hehe.
Jangan pernah berpikir bahwa Baper ini hanya dimiliki ataupun berhubungan dengan wanita,  laki-laki juga bisa jadi korban baper loh. Meskipun memang tidak bisa dipungkiri wanita itu lebih dominan mengunakan perasaan daripada logika. Tapi jangan salah lelakipun bisa menjadi korban baper ketika sedang sensitif.

Baper yang akan saya bahas disini adalah Baper yang diakibatkan oleh orang-orang di lingkungan sekitarmu. Bagaimana menghindari  maupun mengatasi kebaperan dalam bersosialisasi, baik di dunia nyata maupun di dunia maya, yang sekarang mulai berperan penting  juga sebagai sumber kebaperan seseorang.

Contoh-contoh baper yang sering terjadi nih,  misalnya: Ada orang memandang sinis ke kita, kita baper, Ada yang nulis status marah-marah kita tersinggung. Ada orang yang nulis status sindiran, merasa tersindir, terus balas membuat status sindiran balik, ujungnya perang status. Ada yag tiba-tiba diam tidak menyapa ke kita, kita langsung baper, padahal bisa jadi yang bersangkutan sedang sakit gigi. hehe. Telepon, bbm, wa, sms tidak dijawab baper, mulai mikir negatif, dan masih banyak lagi kebaperan-kebaperan yang ada yang membuat kita tidak jarang jadi uring-uringan sendiri tidak jelas, Hilang damai, hilang sukacita, pekerjaanpun bisa tertunda, pikiran negatif menguasai, bisa jadi ujungnya nanti cepat tua, tidak mau kan keriputan sebelum saatnya? Tidak mau kan terus-terusan ada dalam situasi demikian?kalau begitu buang jauh-jauh bapernya, sebisa mungkin ceburin kelautan luas heheh lebay.

Kalau begitu bagaimana sih cara mengatasi dan menghilangkan baper tersebut? yang kadang hadirnya tidak disangka, tiba-tiba aja cling masuk kepikiran di hati kita, sehingga menghilangkan sukacita, merampas damai, dan bisa saja membuat kita jadi uring-uringan?
Jawabannya adalah dengan selalu berpikir positif, kata yang cukup simpel sebenarnya, tapi sulit untuk dilakukan, apalagi jika di sekitar kita sangat mendukung untuk berpikir negatif atau tidak ada alasan untuk berpikir positif. Yaa pasti Baper. Tapi bukan berarti kita tidak mampu berpikir positif bukan? Semuanya itu perlu latihan, dan kita harus mencobanya.

Contoh kecilnya saat kita melihat orang sedang "sewot' tidak jelas misalnya, kita harus memikirkan kemungkinan-kemungkinan positif yang mungkin saja terjadi. Seperti,  oo mungkin lagi suntuk, oh mungkin sedang tidak ingin diganggu, oo mungkin perlu aku balas dengan senyuman. oo mungkin memang wajahnya seperti itu. Bukan sebaliknya kita balas dengan sewot, ga ada habisnya nanti heheh.
Contoh lagi saat teman tiba-tiba membuat status marah-marah, hilangkan segala perasaan bahwa status itu tertuju kepada kita, jangan mudah terpancing, jangan mudah kepo, dan tetaplah berpikir positif, kalapun tidak bisa jangan baca dan tinggalkan, alihkan dengan hal yang lain.

Apapun yang terjadi dan sedang kita alami disekitar kita, berusahalah untuk tidak dikuasai dengan baper, sekalipun suasananya sangat mendukung sekali untuk kita melibatkan perasaan didalamnya.
Ada berapa banyak perselisihan terjadi karena baper satu dengan yang lain. Saya sering melihat hal yang demikian dan rasanya miris sekali, suatu masalah yang harusnya bisa dihindari, tapi justu sering terjadi.

Di dunia maya misalnya, ada berapa banyak pertengkaran, pikiran negatif bertebaran disana sini yang terjadi hanya karena sebuah status, yang saya yakin belum tentu seperti yang diekspetasikan. Ada berapa banyak orang antara penggemar dan haters seorang artis yang akhirnya bertengkar sendiri, padahal bertatap muka saja belum pernah, tapi sudah saling menghina satu sama lain, miris bukan lihatnya?

Tinggalkan semua pikiran negatifmu, tinggalkan perkataan yang membuat orang tersinggung jangan cepat menilai, memahami, bahkan mencoba menerka sesuatu hanya dari sudut pandangmu karena seringkali ekpetasi itu bertolak belakang dengan kenyataan.

Oke readers, akhir kata, jadilah pribadi yang selalu bertindak, bertutur kata, berpikir dengan baik, yang tidak membuat orang baper, tapi justru terberkati. Try It GBU


                              Filipi 4:8


Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci  , semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fair n Lovely Powder Cream 2-1, Bebas Kilap Seharian (Bye-bye bedak, helo wajah halus natural)

Memiliki pekerjaan yang diharuskan untuk ber- makeup setiap hari,  terkadang beban sendiri bagi saya secara pribadi, karena pa...