Pengkhianatan
Shalooommm….
2 tahun lebih saya tidak menulis,meninggalkan
dunia yang saya cintai ini,karena sebuah
pekerjaan,persoalan,rasa malas,hihihihi yang
akhirnya keinginan saya untuk menulis hanya
menjadi sebuah wacana…menguap begitu saja…
Sebenernya saya lebih suka diblog
sebelah,karena sudah ada beberapa sharing saya
di dalamnya,dr tahun 2009 tapi mungkin karena
ruang memory hp saya yg tidak muat dan sinyal
yang kurang bagus sehingga membuat saya tidak
nyaman untuk menulis,kurang praktis singkatnya.
Untuk sebuah keefisiennan, saya menulis disini,n
memulai semuanya dr awal….
Oke cukup basa basinya….back on the topic
Tulisan pertama saya kali ini,saya awali dengan
sebuah judul “PENGKHIANATAN” bukan tanpa
alasan saya menulisnya,tapi ini adalah fase
dimana saya pernah mengalaminya,tidak sekali
dua kali,tapi itu justru itu yang memperbaruhi
karakter saya,dan tentunya makin mengenal
pribadiNya..
Tidak ada 1 orgpun di dunia ini yang mau
dikhianati,siapapun!!apalagi oleh orang yang kita
sayang,waduh itu gak enak bgt ya rasanya,entah
itu ank kepada org tua,sesama
teman,pacar,suami/ istri,sedih itu pasti.
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, saya
pernah mengalaminya,dibohongi oleh orang yang
bnr2 saya percaya,apalagi dia adl orang yang
bahkan berjanji tidak akn melakukannya,orang
yang mengenal Tuhan,orang yang sangat amat
tahu mana yg baik dan tidak,tahu mana yang
benar dan salah,tp pengkhianatan itu tetap
terjadi,kecewa dan sedih sudah pasti…tapi ketika
saya berdoa dan meminta 1 kekuatan dari
Tuhan,Tuhan mengingatkan saya pada peristiwa
yang pernah Dia alami,dan membuat saya
akhirnya justru meminta ampun dan bersyukur
mengalaminya…
2000 tahun yang lalu,ketika Tuhan Yesus menjadi
manusia, sebuah pengkhianatan besar terjadi,ya
pengkhianatan yang dilakukan Yudas kepada
Tuhan Yesus.
Mungkin kita pernah berfikir bagaimana bisa?
bukankah Yudas selalu mengiringi Tuhan Yesus
kemana-mana?bukankah Yudas sudah melihat
mujizat2 yang Tuhan Yesus lakukan?Bukankah
setiap hari Yudas mendengarkan firman Tuhan
yang Tuhan Yesus sampaikan?bahkan dia adalah
murid yang dipercaya Tuhan sebagai pengatur
keuangan,sudah pasti dia bukan murid
sembarangan,selama pelayanan bersama Tuhan
Yesus,dia pasti ikut,dia pasti ada,tapi kenapa?itu
pertanyaannya,dia tahu betul siapa Tuhan
Yesus,dia percaya Tuhan Yesus adalah mesias.
Apakah benar hanya karena uang?saya rasa
faktornya bukan hanya itu,tapi ada iblis yang
berperan besar dalam mempengaruhi
yudas,sehingga dia melalukan hal itu,mungkin
saya harus membahas ini di tulisan berikutnya…
Penekanan saya bukan yudasnya,tapi apa yang
Tuhan Yesus rasakan,ini akan membuat kita
sadar bahwa Tuhan juga mengalaminya,Tuhan
juga pernah merasakan yang namanya dikhianati
oleh orang terdekatnya,orang yang setiap hari
bersamaNya,orang yang setiap hari
melayaniNya,mungkin kita berdalih ahhh jelas
beda,saya manusia biasa,Dia kan Tuhan,pasti
bisa mengatasi,Dia sempurna, tp ingat bahwa
waktu Tuhan Yesus ada di dunia Dia 100 %
manusia,Dia pasti juga merasakan
kesedihan,kekecewaan,hanya tidak berbuat
dosa,dan menjadikannya akar pahit seperti kita
manusia pada umumnya.Dia tetap mengasihi
yudas hanya saja yg sangat disesalkan yudas
bukan bertobat,tapi penyesalasannya malah
membawanya pada perbuatan yang sangat
bodoh, mati bunuh diri,mengakhiri hidupnya tanpa
pertobatan,dan itu sangat disayangkan,but balik
lg itu sdh pilihan yudas.
Satu pelajaran yang Tuhan boleh bukakan hati
kita,bahwa ketika kita mengalami sebuah
pengkhianatan yang rasanya mungkin sakit
sekali,pedih sekali,ingat!! bahwa Tuhan pernah
mengalaminya,Tuhan pernah merasakannya,dan
satu2nya cara yang bisa kita lakukan adalah
datang ke pribadi yang tepat,datang ke Dia
Tuhan Yesus, menangis di
hadapanNya,mencurahkan semua yang kita
rasakan,karena Dia tahu,Dia mengerti sekalipun
tak terungkap dengan kata-kata yang
terperinci,Dia sanggup memulihkan kita,Dia
sanggup memberikan damai yang tidak akan
mungkin kita trima dari siapapun,saya
mengalaminya dan benar terjadi bukan rasa benci
yang saya rasakan tapi justru Tuhan membuat
saya mampu memaafkan dan mendoakan orang
tersebut.
Kalau saya bisa,siapapun yang mengalaminya
pasti juga bisa…
Selamat mencoba dan rasakan kelegaan luar
biasa dariNya..
Share ini akan saya akhiri dengan sebuah ayat
dari mazmur yang sangat memberkati saya
secara pribadi
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang
hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan
Kaupandang hina, ya Allah” (Mazmur 51:19).
At least…..
Tetap mengiring Tuhan,Tetap Semangat,Setia
dan Menang sampai akhir….
Jesus bless u all guys,
Shalooommm….
2 tahun lebih saya tidak menulis,meninggalkan
dunia yang saya cintai ini,karena sebuah
pekerjaan,persoalan,rasa malas,hihihihi yang
akhirnya keinginan saya untuk menulis hanya
menjadi sebuah wacana…menguap begitu saja…
Sebenernya saya lebih suka diblog
sebelah,karena sudah ada beberapa sharing saya
di dalamnya,dr tahun 2009 tapi mungkin karena
ruang memory hp saya yg tidak muat dan sinyal
yang kurang bagus sehingga membuat saya tidak
nyaman untuk menulis,kurang praktis singkatnya.
Untuk sebuah keefisiennan, saya menulis disini,n
memulai semuanya dr awal….
Oke cukup basa basinya….back on the topic
Tulisan pertama saya kali ini,saya awali dengan
sebuah judul “PENGKHIANATAN” bukan tanpa
alasan saya menulisnya,tapi ini adalah fase
dimana saya pernah mengalaminya,tidak sekali
dua kali,tapi itu justru itu yang memperbaruhi
karakter saya,dan tentunya makin mengenal
pribadiNya..
Tidak ada 1 orgpun di dunia ini yang mau
dikhianati,siapapun!!apalagi oleh orang yang kita
sayang,waduh itu gak enak bgt ya rasanya,entah
itu ank kepada org tua,sesama
teman,pacar,suami/ istri,sedih itu pasti.
Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, saya
pernah mengalaminya,dibohongi oleh orang yang
bnr2 saya percaya,apalagi dia adl orang yang
bahkan berjanji tidak akn melakukannya,orang
yang mengenal Tuhan,orang yang sangat amat
tahu mana yg baik dan tidak,tahu mana yang
benar dan salah,tp pengkhianatan itu tetap
terjadi,kecewa dan sedih sudah pasti…tapi ketika
saya berdoa dan meminta 1 kekuatan dari
Tuhan,Tuhan mengingatkan saya pada peristiwa
yang pernah Dia alami,dan membuat saya
akhirnya justru meminta ampun dan bersyukur
mengalaminya…
2000 tahun yang lalu,ketika Tuhan Yesus menjadi
manusia, sebuah pengkhianatan besar terjadi,ya
pengkhianatan yang dilakukan Yudas kepada
Tuhan Yesus.
Mungkin kita pernah berfikir bagaimana bisa?
bukankah Yudas selalu mengiringi Tuhan Yesus
kemana-mana?bukankah Yudas sudah melihat
mujizat2 yang Tuhan Yesus lakukan?Bukankah
setiap hari Yudas mendengarkan firman Tuhan
yang Tuhan Yesus sampaikan?bahkan dia adalah
murid yang dipercaya Tuhan sebagai pengatur
keuangan,sudah pasti dia bukan murid
sembarangan,selama pelayanan bersama Tuhan
Yesus,dia pasti ikut,dia pasti ada,tapi kenapa?itu
pertanyaannya,dia tahu betul siapa Tuhan
Yesus,dia percaya Tuhan Yesus adalah mesias.
Apakah benar hanya karena uang?saya rasa
faktornya bukan hanya itu,tapi ada iblis yang
berperan besar dalam mempengaruhi
yudas,sehingga dia melalukan hal itu,mungkin
saya harus membahas ini di tulisan berikutnya…
Penekanan saya bukan yudasnya,tapi apa yang
Tuhan Yesus rasakan,ini akan membuat kita
sadar bahwa Tuhan juga mengalaminya,Tuhan
juga pernah merasakan yang namanya dikhianati
oleh orang terdekatnya,orang yang setiap hari
bersamaNya,orang yang setiap hari
melayaniNya,mungkin kita berdalih ahhh jelas
beda,saya manusia biasa,Dia kan Tuhan,pasti
bisa mengatasi,Dia sempurna, tp ingat bahwa
waktu Tuhan Yesus ada di dunia Dia 100 %
manusia,Dia pasti juga merasakan
kesedihan,kekecewaan,hanya tidak berbuat
dosa,dan menjadikannya akar pahit seperti kita
manusia pada umumnya.Dia tetap mengasihi
yudas hanya saja yg sangat disesalkan yudas
bukan bertobat,tapi penyesalasannya malah
membawanya pada perbuatan yang sangat
bodoh, mati bunuh diri,mengakhiri hidupnya tanpa
pertobatan,dan itu sangat disayangkan,but balik
lg itu sdh pilihan yudas.
Satu pelajaran yang Tuhan boleh bukakan hati
kita,bahwa ketika kita mengalami sebuah
pengkhianatan yang rasanya mungkin sakit
sekali,pedih sekali,ingat!! bahwa Tuhan pernah
mengalaminya,Tuhan pernah merasakannya,dan
satu2nya cara yang bisa kita lakukan adalah
datang ke pribadi yang tepat,datang ke Dia
Tuhan Yesus, menangis di
hadapanNya,mencurahkan semua yang kita
rasakan,karena Dia tahu,Dia mengerti sekalipun
tak terungkap dengan kata-kata yang
terperinci,Dia sanggup memulihkan kita,Dia
sanggup memberikan damai yang tidak akan
mungkin kita trima dari siapapun,saya
mengalaminya dan benar terjadi bukan rasa benci
yang saya rasakan tapi justru Tuhan membuat
saya mampu memaafkan dan mendoakan orang
tersebut.
Kalau saya bisa,siapapun yang mengalaminya
pasti juga bisa…
Selamat mencoba dan rasakan kelegaan luar
biasa dariNya..
Share ini akan saya akhiri dengan sebuah ayat
dari mazmur yang sangat memberkati saya
secara pribadi
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang
hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan
Kaupandang hina, ya Allah” (Mazmur 51:19).
At least…..
Tetap mengiring Tuhan,Tetap Semangat,Setia
dan Menang sampai akhir….
Jesus bless u all guys,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar