Ada seorang Ayah yang baik hati
mempunyai seorang putri yang cantik dan sangat dikasihinya, dia merawat
putrinya itu seorang diri sejak bayi dan tidak menikah lagi karena sudah
berjanji kepada istrinya yang meninggal saat melahirkan anak mereka, untuk mengabdikan hidupnya dan membahagiakan buah hati mereka si
gadis cantik ini.
Si gadis ini
sangat suka sekali dengan hal hal yang berbau bintang, dan astronomi
tidak heran jika dikamarnya, banyak ornamen ornamen kecil yang berbau
bintang, mulai dari cincin, lampu pijar kelap kelip berbentuk bintang,
teleskop kecil dll.
Suatu ketika,
gadis kecil itu meminta kepada Ayahnya untuk meberinya 2 kalung berliontin
bintang, satu liontin bintang berukuran besar, satu lagi liontin bintang berukuran kecil,
dia bilang kalau liontin bintang besar itu untuk ayahnya, dan liontin
bintang kecil itu untuk dirinya. "Bintang besar akan selalu melindungi
bintang kecil". ucapnya lugu.
Tanpa pikir panjang, Ayahnya itu
mengajak gadis kecilnya ke sebuah toko perhiasan dan memesan kalung
bintang sesuai yang dimau si anak. Ayahnya membelikan kalung perak
biasa, tapi dia berjanji suatu saat nanti jika uangnya sudah cukup,
akan memberikan kalung bintang yang lebih bagus ditaburi berlihan dalam
liontin bintangnya, gadis kecil itu mengangguk setuju. Tidak lama
kalung yang dipesan itu jadi, dengan gembira anak tersebut menerima
kalung yang diinginkannya, dan berjanji kepada Ayahnya tidak akan
melepaskan kalung itu apapun yang terjadi.. Sang Ayah pun juga berjanji
tidak akan melepaskan kalung bintang tersebut.
Waktu
berjalan cepat 20 tahun kemudian Gadis kecil itu tumbuh menjadi dewasa,
dan benar dia menjadi ahli astronomi yang luar biasa, dan kalung
bintang yang dimilikinya sejak dia kecil tidak pernah dilepaskannya,
tetap dipakainya, meskipun kini warnanya sudah mulai usang, tapi dia
tetap memakainya, begitu juga dengan Ayahnya, juga masih setia memakai
kalung yang sama. Tapi dilubuk hatinya yang terdalam gadis kecil itu
masih menunggu janji Ayahnya untuk memberikan kalung bintang yang lebih
bagus, meskipun ia segan untuk mengatakannya pada Ayahnya, dan beranggapan
mungkin ayahnya lupa.
Singkat cerita, saat gadis ini
pulang kerja, sang Ayah memanggil anaknya itu, dan mengatakan sesuatu
yang mengagetkan bagi anak ini, Ayahnya bilang kalau gadis ini benar benar mengasihinya, dia
harus melepaskan kalung bintang yang selama 20 tahun dipakainya itu, si
gadis sangat sedih dan langsung marah tanpa bertanya dulu alasan kenapa Ayahnya meminta
untuk melepaskan kalungnya, dia malah berfikir Ayahnya tidak
mengasihinya.
Lama
dia merenung, sampai suatu ketika dia menghampiri kembali Ayahnya dan
bilang kalau dia sangat mengasihi Ayahnya itu dan mau melepaskan kalung
itu meskipun baginya itu sangat berat. Ia menyerahkan kalung itu kepada ayanya dengan tangisan terisak.
Tidak lama kemudian, suatu hal yang sangat mengejutkan, ketika sang Ayah merogoh sesuatu dalam kantongnya dan memberikan sebuah kalung bintang yang lain, yang sama persis, tapi kalung bintang asli yang penuh berlian, betapa terkejutnya gadis itu, akhirnya dia sadar bahwa Ayahnya tidak pernah lupa akan janjinya yang pernah berjanji akan memberikan kalung bintang berlian suatu saat nanti, betapa senangnya ia dan memeluk Ayahnya itu dengan penuh kasih.
Tidak lama kemudian, suatu hal yang sangat mengejutkan, ketika sang Ayah merogoh sesuatu dalam kantongnya dan memberikan sebuah kalung bintang yang lain, yang sama persis, tapi kalung bintang asli yang penuh berlian, betapa terkejutnya gadis itu, akhirnya dia sadar bahwa Ayahnya tidak pernah lupa akan janjinya yang pernah berjanji akan memberikan kalung bintang berlian suatu saat nanti, betapa senangnya ia dan memeluk Ayahnya itu dengan penuh kasih.
Dari cerita ini kita dapat belajar
bahwa seringkali kita menganggap Tuhan melupakan janjiNya, karena
terlalu lama kita menunggu, dan sampai pada suatu titik kita merasa
tidak perlu lagi menunggu. Tapi Tuhan Bapa kita, adalah Bapa yang setia
dan adil Bapa yang tidak akan lupa dengan janjiNya. Kalau bapak di
dunia saja selalu ingat akan janjinya pada anaknya, apalagi Bapa kita
yang disurga Dia tidak akan lupa, meskipun kita menganggapnya Dia sudah
melupakan janjiNya. Dia selalu mempunyai waktu yang indah untuk menggenapi janjiNya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar