Hai hai reader's, selamat pagiiiii di
senin yang dingin di kota Malang, heheh lagi hujan nih, jadi bisa
kebayang dinginnya seperti apa, pengennya tarik selimut tidur lagi hihi,
apalagi di hari senin, hari yang menurut sebagian orang adalah hari
malas sedunia haha, mungkin karena merasa liburannya kurang kali yaa,
tapi apapun alasannya kita harus tetap semangat menjalani hari ini,
karena apa selama kita masih dikasih nafas sama Tuhan, selama kita
diberi kesempatan untuk hidup, manfaatkan hari-hari di akhir jaman ini
untuk memuliakan Tuhan, karena Tuhan masih punya rencana dalam kehidupan kita. setuju reader's *nyengir* hehe.
Kalau
aku dulu waktu masih jadi guru sekolah minggu pasti aku tanyain ke beberapa
anak2 sekolah minggu kalau mereka mau mulai memuji Tuhan, gini nih "ada
sukacita pagi hari ini?" trs anak2 sekolah minggu itu aku suruh jawab
"pasti donk!" heheh buat kasih semangat kemereka.
Oke
hari ini aku mau bahas tentang Kristen Eksklusif VS Bintang. Judul ini aku dapet waktu kemaren aku dengerin khotbah pendeta
aku yang masih bahas tentang "BINTANG" yuhu...kata yang akan menjdi
tema sepanjang 2012 ini, jujur aku senang banget ehhe, karena apa? buat
kalian pembaca setia blog aku pasti tahu kalau aku suka sama karakter
bintang itu sendiri. Dan bener tahun ini pendeta aku selalu bahas
jadilah bintang bintang yang bersinar terang, bintang bintang yang
dipakai Allah.woww setuju!!!dan aku mauuu!
Oke
seperti karakter bintang itu sendiri yang adalah terang, kita pasti
setuju kalau bintang itu lebih afdol berada ditempat yang gelap, baru
sinarnya akan terlihat, tapi balik ke kita sudahkah kita menjadi bintang
bintangnya Tuhan? Aku pernah aku denger dari seseorang yang bercerita
bahwa orang kristen itu terlalu eksklusif mereka gag mau bergaul dengan
orang orang yang gag seiman dengan mereka, wow kaget dengarnya, tp
setelah aku pikir pikir iyaa yaa itu kenyataan yang terjadi sekarang
ini, banyak dari kita justru jadi bintang di tempat yang terang di dalam
lingkup hanya sebuah gedung gereja, banyak dari kita hanya sibuk
dengan kegiatan kegiatan dalam gereja, jadi pemain musik, jadi singer,
paduan suara dll, seolah olah kita merasa kita sudah melayani Tuhan dan
menjadi bintang, padahal kadang kita lupa kalau kita juga punya tugas
sebagai terang ditengah tengah dunia yang gelap, terang disekitar kita,
terang di sekolah, terang dipekerjaan, terang dimanapun kita berada, oke
kalau kita sibuk di dalam gereja itu memang tidak salah itu juga
merupakan pelayanan pekerjaan Tuhan, tapi bukan berarti kalau kita
terlalu sibuk dengan urusan pekerjaan Tuhan di gereja, kita lupa tugas
dan tanggung jawab kita diluar gereja. Kebanyakan dari kita jadi
mengekslusifkan diri dengan dalih terang tidak bisa bersatu dengan gelap
ehhe, memang terang tidak bisa bersatu dengan gelap, tapi terang bisa
menghangatkan kegelapan, terang bisa menerangi kegelapan.
Banyak
dari kita merasa sok suci sehingga merasa tidak perlu bergaul dengan
orang orang di luar Tuhan atau yang tidak seiman dengan kita, bahkan
saking sok rohaninya kita bilang "pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik" (
1 Korintus 15:33). Ayat ini gag salah tapi kadang kita yang salah
ngerti , sehingga kita memilih bergaul dengan orang orang yang seiman
saja, yang gag seiman kita pikir mereka orang yang buruk, tidakkah
secara tidak sadar kita seperti orang farisi yang selalu merasa sok
suci?. Memang ada hal yang sangat prinsip sekali, seperti pendamping
hidup, itu lain lagi, Kita memang harus dengan yang seiman, karena Tuhan
bilang dalam 2 Korintus 6:14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang, dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab
persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau
bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap? karena
ini menyangkut kita nanti yang akan hidup bersama dengan orang itu,
kita nanti sama sama menjadi teman pewaris kerajaan Allah, dan
pernikahan itu sendiri adalah anugrah dan kehendak Tuhan, itu lain
cerita.
Tapi
disini yang aku lagi mau bahas tugas kita sebagai pembawa terang, dalam
hal membagi kasih Tuhan, justru kita wajib menjadi terang ditempat yang
gelap harusnya kita membaginya keorang orang yang belum merasakan kasih
Tuhan, sama seperti kita punya roti, secara wajar kita akan membagikan
roti kepada orang yang lapar bukan orang yang kenyang, bukan?karena
dengan cara tersebut kita akan berdampak.
Okee kalau
menurut pemahaman aku bergaul disini itu menyangkut kegiatan yang terus
menerus, istilahnya kita selalu bersama dengan orang itu, sampai sampai
kita menirukan semua kebiasaan kebiasaan orang yang bergaul akrab dengan
kita sampai mungkin bisa jadi ayat di dalam 1 Korintus 15:33 itu
tergenapi. Beda dengan kalau kita jadi "bintang" kita memancarkan
kemuliaan Tuhan dalam diri kita, kita justru wajib berteman dengan siapa
saja, asalkan kita tahu posisi kita sebagai "terang" di dalam terang
itu semuanya nampak, kita menjadi diri kita yang apa adanya, kita akan
tahu kalau kita melakukan dosa atau tidak. Logikanya kalau kita sudah
menjadi terang, kita tidak mungkin ikut2tan atau malah terseret, kita
sudah tahu dengan sendirinya itu dosa. Justru kitalah yang harus
menerangi orang - orang yang melakukan kesalahan / dosa itu untuk
menjadi sadar akan kesalahan mereka, sadar akan dosa mereka, melalui
terang yang kita pancarkan. Istilahnya jangan sampai kita yang ikut
dunia kalau karakter kita adalah memang benar2 "pembawa terang", tapi
harusnya dunia yang akan mengikuti kita, dan kita bisa membawa jiwa baru
datang kepada Tuhan Yesus, melalui perbuatan kita, tingkah laku kita,
perkataan kita dll dengan bantuan Roh Kudus tentunya bukan dengan
kekuatan kita sendiri.
So, apa dunk
yang harus kita lakukan sebagai anak anak terangnya Tuhan
Yesus?tunjukkan integritas kita, tunjukkan karakter bintang itu sendiri,
sekalipun berada dilangit yang gelap, bintang tetap bersinar dan
berkelipan membagikan kehangatan, meskipun kita berada di dalam dunia
yang penuh dengan ketidak pastian, ketakutan, masa masa yang semakin
sulit, bahkan banyak orang yang mulai putus asa, dan gag sedikit yang
mulai ingin mengakhiri hidupnya, atau sudah mengakhiri hidupnya, jadilah
jawaban buat mereka yang putus asa jadilah kehangatan buat orang orang
yang mulai kehilangan harap.
Janganlah
menjadi Kristen Ekslusif yang hanya mau sibuk dengan kegiatan pekerjaan
di gereja saja tapi tidak peka dengan lingkungan sekitar, tidak peka
dengan kesulitan teman teman kita yang gag seiman, jangan sampai
kehadiran kita sebagai anak anak Tuhan justru dijauhi oleh orang orang
diluaran sana, mari kita belajar untuk peka, bukan sibuk dengan
keekslusifan kita sebagai anak2 Tuhan yang merasa sudah mendapat
keselamatan tidak perlu membagikan keselamatan itu pada orang lain,
mungkin kita bukan orang yang pandai berkata kata, tapi kita bisa
menujukkannya melalui perbuatan kita, melalui sukacita yang bisa kita
pancarkan sehingga secara langsung ataupun tidak langsung kita bisa
menjadi kehangatan buat orang orang sekitar kita, pancarkan sinar terang
kita tanpa memandang siapa, apa dan seperti apa orang itu, tapi
pandanglah Tuhan Yesus yang selalu ingin semua manusia merasakan
kehangatan kasihNya, merasakan anugerah kesalamatan yang sudah kita
miliki dan kita wajib membagikannya, karena semua orang berhak
mendapatkan kasih Tuhan, keselamatan dari Tuhan, dan itu adalah tugas
kita sebagai bintang bintang yang terang, bukan bintang bintang
eksklusif yang hanya dalam gedung gereja.
Bukankah Tuhan sendiri bilang jadilah terang dan garam dunia, bukan terang dan garam di gereja.
Mari
kita mulai sadar tugas kita tidak hanya di dalam gedung gereja tapi di
dalam dunia di luaran sana, kemanapun kita bisa membawa terang dan
menjadi garam, dimanapun kita berada. GBU..Semoga memberkati.
Matius 5:13-16 5:13 "Kamu adalah garam dunia . Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:15 Lagipula
orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang,
melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam
rumah itu.
5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar