Hai hai reader's yang pernah baca Alkitab, pasti pada tahu dunk kisahnya Ayub,bisa dibilang ini kisah yang paling aku sukai di PL selain kisahnya Yusuf, Daud, sama Ester hehhe, karena sangat menginspirasi pluss memberkati apalagi buat kita yang sedang dalam masa masa kesesakan, pederitaan, bacalah kitab Ayub, pasti ada sesuatu yang kita dapet
Okee semua pada tahu dunk kisahnya kalau Ayub adalah orang yang kaya raya tapi juga sangat takut dan taat kepada Tuhan,pada suatu ketika Iblis mencoba berkompromi dengan Tuhan, supaya Tuhan meragukan iman Ayub dengan mencobai Ayub, dan Tuhan mengijinkan Iblis mencobai Ayu. Dalam waktu sekejab, dia kehilangan semuanya anak, harta benda, bahkan istri yang akhirnya meninggalkan dia (hmm bukan contoh istri yang baik! jangan dicontoh yaa para wanita hehe), ditambah tubuhnya penuh borok dan luka yang terjadi secara beruntun tanpa henti. Jujur yaa kalau aku bayangin, kalau aku dalam posisi Ayub aku pasti gila, gag bisa mikir deh, kehilangan semua hal dalam sekejab. Sangat berat dan 2 jempol upss 4 jempol buat Bapak Ayub
Karena kenyataan sekarang, kebanyakan dari kita malah tidak seperti Ayub, punya penderitaan kecil aja yang hanya soal makan minum, pendamping hidup, pekerjaan, gag sedikit dari kita kerjaannya malah ngomel ngomel ke Tuhan, Tuhan aku sudah ke gereja, sudah melayaniMu, buktinya aku masih menderita menderita aja mana janjiMu yang katanya mau memberkatiku, mana janjiMu yang katanya buat aku berhasil? nyatanya hidup juga gini gini aja. Secara gag sadar atau bahkan sadar kita sering seperti ini. Banyak ngomel daripada bersyukur, inilah yang buat Iblis gag usah susah payah menyeret kita, hati hati!! karena kita gampang jatuh.
Beda dengan Ayub, mari kita belajar darinya, bahkan saat istrinya bilang nyuruh dia buat mengutukki Tuhan, Ayub malah mengatakan kalau istrinya gila ( Ayub 2:9 Istrinya berkata kepadanya, "Mana bisa engkau masih tetap setia kepada Allah? Ayo, kutukilah Dia, lalu matilah!" 2:10 Jawab Ayub, "Kaubicara seperti orang dungu! Masakan kita
hanya mau menerima apa yang baik dari Allah, sedangkan yang tidak baik
kita tolak?" Jadi, meskipun Ayub mengalami segala musibah itu, ia tidak
mengucapkan kata-kata yang melawan Allah.)
.Suatu iman yang luar biasa dari seorang Ayub, sangat jarang sekali kita menemui orang orang seperti ini, yang ada seringkali kita bertindak seperti istrinya Ayub, yang gampang kecewa, dan menyalahkan Tuhan, atau bahkan mengutuki Tuhan.
Ada saat memang kita mengalami kehidupan yang tidak enak tekanan demi tekanan terjadi, penderitaan demi penderitaan terjadi yang membuat kita bilang "aku lelah Tuhan" tapi itu semua adalah untuk menguji seberapa murni iman kita, seberapa setia kita kepada Tuhan, belajarlah dari Ayub yang tetap setia, dengan penderitaan dia yang luar biasa berat, mungkin gag sebanding dengan penderitaan kita yang gag ada apa2nya, kalau Ayub bisa kenapa kita tidak? sama sama manusia.
Okee reader's aku gag mau ngomong panjang lebar cobalah baca kitab Ayub sampai habis disitu kita akan belajar banyak hal dari ketaatan Ayub, kesabaran Ayub, pengharapanya dia yang gag berubah kepada Tuhan, sampai akhirnya Tuhan mengembalikan semuanya itu kepada Ayub berlimpah limpah lebih dari sebelumnya.
So kalau saat ini kita menderita, percayalah ada maksud Tuhan dibalik itu semua, dan pasti segala sesuatu ada masanya, sehingga kita bisa berani berkata seperti dalam Ayub1:21b. "TUHAN yang
memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar