Translate

Senin, 19 Desember 2011

Ulet bulu sedang tersenyum

Merry Christmas.....!!!!!! uppss belum yaa, hehhehe, tapi berhubung kemaren di gereja aku udah rayain natalan duluan jadi udah merasa Christmas aja. Yaa Natal tahun ini bisa dibilang beda dari natal natal sebelumnya, Natal tanpa aku terlibat sepenuhnya sebagai pelayan Tuhan, sedih?..hmm sedihnya mungkin aku gag bisa kasih kado terindah dengan talenta aku kepada Tuhan, tp setelah dipikir pikir apa gunanya sih? hanya kasih talenta aja tp gag nyerahin seluruh hidup kita buat Tuhan?Meskipun banyak yang tanya tanya, kok gag ikutan, kok gag nyanyi, wahhh ada yang aneh kalau gag ada kamu...*aku cuma jawab dengan senyuman* aku bersyukur setidaknya org2 itu care sama aku.

Tahun ini mungkin tahun yang cukup berat buat aku laluin, yaa tahun dimana cukup menguras hati dan pikiran aku, tentang janji Tuhan, rencana Tuhan, emosi dan perasaan aku, beradu disitu, ditambah selingan fitnah beberapa bulan kemaren yang membuat aku seperti ulat bulu yang gag dianggep sama orang, hm jangankan dianggep yaa kesannya orang jijik. dari situ aku baru bener2 percaya fitnah itu kejam, dan lebih kejam dari pembunuhan, ibaratnya sebelum dibunuh, fitnah itu melibatkan disakiti dulu sesakit sakitnya *halah* lebay, tp seperti itulah yang aku alamin, sampai sakit hmpir 2 minggu, kalau ingat nangis, sampai baca doa bapa kami trs, biar gag keingat. cukup manjur! apalagi kalau ditambah dengerin lagu2 rohani,

Tapi terlepas dari situ aku benar2 merasa kalau Tuhan itu sangat menyayangi aku, pada orang orang yang diberi ujian yang begitu berat, Tuhan percaya bahwa orang itu sanggup melaluinya. Cukup berat iyaa,sangat berat malah.!!
Ada banyak hal yang gag bisa aku ceritain disini, tapi dari semua masalah yang aku hadapin, aku baru bener2 sadar, kalau Tuhan bener2 sayang kepadaku, kalau Tuhan benar2 ingin menghajar aku dengan kasihNya sampai nanti ulat bulu yang polos ini bisa tersenyum kepada Tuhan.

Aku tidak tahu apa yang menjadi rencana Tuhan dalam hidup aku, sesuatu yang awalnya tidak aku percayai, akhirnya membuat aku percaya dan mempertahankan mati2an, karena aku menganggap Tuhan tidak pernah ingkar janji, sampai sekarang aku juga tetap berfikir seperti itu dan akan seterusnya seperti itu, walaupun aku lelah, sangat lelah...ketakutan dan kekuatiran kadang menghantui aku, apalagi ketika sesuatu yang aku pegang itu sangat mustahil untuk tergenapi, aku mulai meragukan janji Tuhan, yaa mungkin seperti janji Tuhan kepada Bapa Abraham kalau dia akan mendapat keturunan seperti pasir di laut dan bintang di langit, tapi kenyataannya sampai Sara mati haid, janji itu belum tergenapi, walaupun akhirnya janji itu tergenapi dalam bentuk kemustahilan,untuk apa endingnya? memuliakan nama Tuhan. Makanya sangat pantas sekali Bapa Abraham dibilang Bapa orang beriman, karena sangat sulit memegang janji Tuhan ditengah kemustahilan, dua jempol buat dia, kalau perlu 4 jempol, karena hanya org2 yang taat dan kuatlah yang bisa memegang janji itu sampai akhir.

Yaa..ulet bulu akan terus pegang janji itu, walaupun tersakiti, gag percaya, serasa ingin melepaskan, dan kadang seperti memberikan ketulusan, tapi tak pernah dirasakan, tak dianggap, orang jijik melihat, dan malah mentertawakan terserah! tapi aku akan terus pegang kuat janji itu, yang membedakan, kalau kemaren2 aku dihantui oleh ketakutan dan kekuatiran, sekarang, si ulat bulu dapat tersenyum, ini belum berakhir, sekenario Tuhan belum usai, ada kemungkinan di tengah kemustahilan, kalau Bapa Abraham bisa bertahan, kenapa aku tidak? sama sama manusia, sama sama ciptaanNya..Kalau Dia sudah berfirman siapakah yang dapat menentangnya, luv u God, mungkin saat ini aku hanya sebuah ulet bulu yang masih bisa tersenyum, tapi suatu saat nanti aku yakin aku akan seperti kupu2 yang bisa terbang dan menari2 untuk kemuliaan namaMu...thx God..Luve u Jesus...


Ayat yang sangat menguatkan aku :

Bilangan 23:19

Allah bukanlah manusia,   sehingga Ia berdusta  bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal . Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara  dan tidak menepatinya?




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fair n Lovely Powder Cream 2-1, Bebas Kilap Seharian (Bye-bye bedak, helo wajah halus natural)

Memiliki pekerjaan yang diharuskan untuk ber- makeup setiap hari,  terkadang beban sendiri bagi saya secara pribadi, karena pa...